Bupati Lampung Timur, Berharap TNWK Bangun Kanal Hindari Gajah Liar Masuk Permukiman Warga

Foto, Gajah Liar

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Timur-(HPN)- Bupati Lampung Timur H. Damam Raharjo mengharapkan Balai Taman Nasional Way Kambas membangun kanal untuk menghindari gajah liar masuk ke permukiman dan perladangan warga. Selasa (02/11/21)

Dawam Raharjo mengatakan hal itu, Senin 2 November 2021, mengomentari meninggalnya seorang warga Dusun V, Desa Tegal Yoso, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, pada pukul 20.00, malam Senin akibat diinjak kawanan gajah liar di ladang jagung.

Baca Juga :  Ela-Azwar Silahturahmi Dengan Pendeta Se-Lampung Timur

Kepala Daerah Lampung Timur itu melihat masih banyak gajah liar yang berkeliaran. Ia juga meminta warga harus terus waspada agar tidak menambah warga yang trauma.

Sutikno, warga Desa Tegal Yoso, meninggal dalam kondisi kaki patah dan tubuh luka karena diinjak gajah. Pria berusia 55 tahun tersebut juga tertusuk gading saat coba melindungi ladang jagungnya dari serbuan gajah liar.

Baca Juga :  Kerjasama Program Perwalian Kejari Sukadana Dengan LKSA Darul Hikmah Muhammadiyah Purbolinggo

Serbuan gajah ke ladang warga sudah sering kali. Kawasan Desa Tegal Yoso, sering diganggu sejak tahun 1985, mengorbankan 4 warga, dan hingga kini tanpa solusi dari Pemerintah. (Red)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum