Pemkab Pesibar Dirikan Pos Pemeriksaan di 3 Perbatasan

0
191
Foto: ist

Pesisir Barat (HPN) – Dalam menanggulangi serta antisipasi penyebaran Virus Corona atau COVID-19, Bupati Pesisir Barat adakan konfrensi pers di ruang Sekretaris Daerah Pesisir Barat serta akan mendirikan pos pemeriksaan di tiga perbatasan. Senin (30/03/2020).

Dalam konfrensi pers tersebut, Bupati Pesisir Barat menyampaikan bahwa, Pemkab Pesibar menyiapkan tiga posko pemeriksaan diantaranya, di Kecamatan Bengkunat, perbatasan Tanggamus, Kecamatan Lemong, perbatasan Bengkulu, serta Kecamatan Way krui perbatasan dengan Lampung Barat.

Tampak hadir pada konferensi pers, Sekda N. Lingga Kusuma, Plt. Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPBD, Kabag ekonomi dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

“Seluruh pintu masuk ke Kabupaten Pesisir Barat akan dijaga oleh tim gabungan yang akan melakukan pemeriksaan pada semua jenis kendaraan yang melintas di semua jalur perbatasan. Petugas gabungan tersebut yaitu dari Dinkes, BPBD, Satpol-PP, Dishub, Personil TNI dan Polri. Dalam sehari akan ada 33 petugas yang berjaga pada satu titik perbatasan,” Jelas Bupati.

Baca Juga :  Pemkab Pesibar Bentuk Gugus Tugas COVID-19

“Sebanyak 33 orang yang bertugas di perbatasan itu nantinya akan dibagi dalam tiga shif setiap shifnya akan ada 11 orang yang bertugas untuk melakukan pemeriksaan.” terangnya.

Pihaknya akan siaga selama 24 jam di perbatasan itu dengan petugas yang ada, meski dengan segala keterbatasan, kita harus siap dengan segala resiko, dan memanfaatkan ketersediaan alat pelindung diri (APD) yang tersedia.

Baca Juga :  Bupati Pesibar Serahkan BRS dan BSPS

Kemudian, mengingat kondisi wabah Covid-19 yang semakin meningkat, ditambah lagi banyaknya warga dari luar kabupaten yang sebelumnya merantau kembali pulang ke Pesisir Barat. “Kita tidak bisa melarang mereka untuk pulang, tapi kita bisa melakukan pemeriksaan untuk mencegah mereka dari penularan Covid-19 ke Pesisir Barat,” ujarnya.

Selanjutnya ia berharap masyarakat Pesisir Barat bisa patuh dengan intsruksi pemerintah, terutama yang berasal dari luar daerah agar bisa melakukan isolasi secara mandiri, dan menghubungi petugas kesehatan yang ada. “Kita sama-sama berharap jangan sampai wabah ini bisa masuk ke Pesisir Barat,” tutupnya.(Syamsul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here