3 Warga Gondang Rejo Harapkan Bansos Pemerintah

0
901
Kediaman Siti Hardiyanti, warga Desa Gondang Rejo, Kecamatan Pekalongan, Lamtim. Foto: Eko/halopaginews.

Lampung Timur (HPN) – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo telah menginstruksikan agar penyaluran bantuan sosial (bansos) tersalur dengan semestinya, bagi yang belum mendapatkan bantuan, warga di harapkan lapor ke aparatur Desa atau masing-masing RT setempat.

Meski demikian, fakta dilapangan mengatakan pendistribusian bansos ini masih kerap terjadi tidak tepat sasaran.

Seperti yang dialami Siti Hardiyanti (37), berprofesi sebagai buruh, berstatus janda anak satu (1), merupakan warga Dusun 7, ditengah pandemi corona ini belum pernah sama sekali menerima bantuan dari Pemerintah, melalui Desa Gondang Rejo, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur.

Ia mengaku, selama ini belum pernah mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD, BPNT, PKH, maupun BST dari Kementrian Sosial (kemensos).

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Way Kanan Bertambah 11 Orang

“Selama ini saya belum pernah dapat bantuan apa-apa mas, padahal waktu itu saya pernah di mintai KTP, KK sama pak RT, katanya mau untuk di usulkan bantuan, tapi sampai sekarang belum pernah mendapatkan bantuan apa-apa dari Pemerintah, apalagi dari desa juga belum.” terang Siti kepada halopaginews. Jum’at (12/06/2020).

Mirisnya, penyaluran di wilayah tempat tinggalnya, bantuan sosial ada yang diberikan kepada warga mampu yang notabene tidak berhak mendapatkannya.

Padahal Kementerian Sosial (Kemensos) menyebut, dalam pengumpulan data penyaluran bantuan sosial (bansos) ini, sedianya RT/RW sangat berperan besar agar penyaluran menjadi optimal.

Ditempat terpisah, Sabar (70), berprofesi buruh serabutan, warga Dusun 7, Desa Gondang Rejo juga mengatakan, selama tinggal di Desa ini belum pernah menerima bantuan dari Pemerintah melalui Desa setempat.

Baca Juga :  4 Pasien Covid-19 di Asahan Sembuh

“Saya juga pernah diminta KTP dan KK,  tapi sampai sekarang belum pernah mendapatkan atau menerima bantuan apa-apa, apalagi BLT DD, BST, BPNT, PKH, saya udah lama tinggal di Desa ini mas, dari tahun 1974, sampai sekarang tidak pernah menerima bantuan,” cetusnya.

“Harapan saya, Pemerintah Desa bisa lebih memperhatikan warga nya yang miskin, apalagi kami juga terdampak Covid-19.” harap Sabar.

Hal senada diungkapkan Ngalimin (45), berprofesi selaku buruh harian, Dusun 7, juga merupakan warga Desa Gondang Rejo, ia menuturkan selama Covid-19, ia belum mendapatkan bantuan sosial.

“Saya tidak pernah mendapatkan atau menerima bantuan apa pun, dari Desa maupun Pemerintah Desa.” singkatnya. (Eko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here