Declaration PRB Lampung Not Blood But We Are Brother

0
264
Foto: Istimewa.

Bandar Lampung (HPN) – Sebuah Club pecinta roda dua yang berasal dari perantauan Kota Bali, bernama Pasemetonan Riders Bali (PRB), hari ini melangsungkan kegiatan Ceremony deklarasi PRB Lampung, dan ramah tamah sesuai protokol kesehatan.

Acara tersebut, bertempat di Hola Chica Cafe, Bandar Lampung, dengan diikuti oleh sekitar 15 member PRB Lampung, perwakilan komunitas undangan lainnya. Minggu (27/09/2020).

Tak hanya sekedar perkumpulan biasa, namun Organisasi, Club, Komunitas Otomotif ini lebih mengedepankan melakukan kegiatan yang bersifat positif. Diketahui, Pasemetonan Riders Bali ini berdiri sejak tahun 2014, dan kini juga sudah hadir di Provinsi Lampung, yang di nahkodai oleh Bro Wayan dan Bro Gede.

Baca Juga :  Apple sells 10 million iPhone 6 and iPhone 6 Pluses

Selain itu, PRB sendiri aktif dalam bermotor ria untuk menjelajah wisata-wisata Lampung sekaligus dapat menjalin silaturahmi antar lintas komunitas. Seiring berjalannya waktu, saat ini PRB Chapter Lampung telah memiliki sekitar 20 member yang tidak hanya dari perantauan saja, tetapi PRB terus merangkul semua penghobi otomotif R2 (roda dua) tanpa memandang SARA dan menjunjung tinggi persaudaraan berdasar Bhineka Tunggal Ika.

Selaku Ketua PRB Lampung menyampaikan, bahwa mengingat sedang dalam kondisi pandemi Covid-19, pihaknya hanya menggelar deklarasi secara sederhana.

“Mengingat dalam kondisi pandemi, deklarasi kami laksanakan secara sederhana, yang penting tidak mengurangi maksud dan tujuan kami, disaksikan juga oleh beberapa perwakilan
brother-brother komunitas di Bandar Lampung (Bold Riders Lampung, KCI Lampung, YVCI Lampung, BrothersipX, KNC Lampung), agar kami lebih bertanggung jawab terhadap intern dan Ekstern Komunitas.” terang Bro Wayan.

Baca Juga :  Bukber dan Baksos Ala Komunitas TAC, TIC, WCC, HBCI

Ditempat yang sama, Bro Putu berharap, dengan adanya PRB Club ini agar tetap Solid, terus melakukan hal yang positif, dan juga dapat berperan aktif membangun atmosfer lingkungan di Provinsi Lampung.

“Semoga juga hadirnya PRB Chapter Lampung tidak hanya sekedar eksis, tetapi juga aktif positif dan kreatif membangun atmosfear lingkungan antar komunitasan di Provinsi lampung ini khususnya di
lingkup R2, sehingga image komunitas tidak melulu hanya hura-hura” tutup Bro Putu. (Red/Rilis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here