Kota Metro-(HPN)- Terkait keluhan para Anggota Veteran dengan kondisi bangunan Kantornya yang hanya berukuran 4×4 M langsung mendapat respon positif dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Metro untuk dapat segera memfasilitasi dan menindaklanjuti terkait hal tersebut.

Demikian di sampaikan langsung oleh Sekda Kota Metro Ir. Bangkit Haryo Utomo saat di temui diruang kerjanya , (06/07/2021).

Sekda Kota Metro Bangkit menyampaikan, sangat kaget dengan adanya laporan dengan kondisi mirisnya kantor Legiun Veteran Metro yang hanya berukuran 4×4 M2 saja, ya saya ini juga anak Veteran, “tuturnya.

“Yang pasti kita akan Laporkan Ke Pak Wali Kota dulu terkait mekanisme dan kebijakan karena kan beliau pimpinan kami. Untuk masalah kantor Veteran mau di lebarkan masih ada lokasi ya pihak pemkot pasti akan membantu.

“Tidak hanya itu mengenai anggaran dana bantuan hibah untuk Veteran yang hanya 15 juta setahun sangatlah kecil, ya kita akan upayakan bisa di tambah lah, kita ketahui perjuangan mereka sangatlah berat dan berjasa untuk NKRI,” ungkapnya.

Dirinya berjanji akan segera memfasilitasi “ya kalau perhatian tentu pihak Pemkot sangat memperhatikan dengan anggota Veteran, seperti acara HUT Kota Metro mereka kita undang, Acara HUT 17 Agustus kita berikan Tali Kasih,” terangnya.

Baca Juga :  Dandim 0411/KM Hadiri Upacara Peringatan Bhayangkara Ke-75 Secara Virtual di Mapolres Metro

Sebelumnya diberitakan kondisi kantor Veteran Sangat disayangkan kondisi Kantor Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Metro Provinsi Lampung, yang kurang layak dan memprihatinkan. Bangunan yang menempel dengan Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Daerah ini hanya berukuran 4×4 Meter.

Salah Satu Anggota yang juga penjaga kantor Veteran Kota Metro mengatakan, iya benar di Kota ini ada kantor organisasi LVRI yang dibentuk Pemerintah Melalui Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2018 yaitu didalamnya berisi perkumpulan veteran Pensiun Tentara atau TNI.

Menurutnya, kantor veteran Kota Metro yang hanya menempel di samping Kantor Perpustakaan Daerah ini jauh dari kata layak sebagai Kantor, yang namanya kantor harus lengkap bangunan ada ruang rapat, ruang ketua, ruang sekretaris dan ruang dapur Kalo seperti, meja , kursi dan sarana lainnya ya cuma ini aja,”keluhnya.

Berdasarkan Surat Edaran Keputusan Mentri Dalam Negeri Tahun 2018 berbunyi diantaranya, organisasi LVRI tidak memerlukan surat keterangan terdaftar kurbuk SKT Kurtup dalam proses Hibah dan Bantuan sosial serta kerjasama dengan Pemerintah TTK KMA.

Mengingat Jasa dan Pengorbanan para Veteran yang telah berjuang KMA membela dan mempertahankan kedaualatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan ini disampaikan agar pemerintah memperhatikan dan memberikan dukungan terhadap kegiatan LVRI yang mempunyai kepengurusan di daerah.

Baca Juga :  Prajurit 0411/KM Metro Latihan Menembak Focus Sasaran

Sedangkan ini kantor hanya berukuran 4x 4 M2 saja dan untuk dua organisasi yaitu LVRI dan PPM (Pemuda Panca Marga) , kalo untuk jumlah anggota veteran aktif sebanyak 23 orang. Padahal sudah jelas dalam surat Keputusan Walikota Metro Bernomor:- / 60/ SKPTS/10/2004 Bahwa Areal Tanah dan Bangunan yang sekarang di tempati Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Metro Milik Organisasi LVRI Metro.

Sementara menurut salah satu tokoh pemuda yang juga warga metro Rustam menyampaikan, seharusnya kantor veteran itu ya yang layak lah, bangunan agak luas saya mendengar kalau tanah punya hak veteran luas , seputar kantor itu yang sekarang menjadi gedung Perpustakaan masih tanah milik veteran semua.

Ini namanya susah, kita hidup di rumah sendiri namun kita tinggal di emperan rumah,” cetusnya.

“Ya kami selaku warga metro sangat menyayangkan dan mengharapkan kantor Veteran itu bisa mendapat bangunan yang layaklah, kita tahu tugas besar dan berat semasa menjadi Anggota TNI para veteran ini telah berjuang mengorbankan jiwa dan raga untuk Negara NKRI.” (DBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here