Ustad Ardabili: Bupati Lamtim Dengan Ulama Perkuat Aturan Larangan Hiburan Malam

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com- Ustad Muhammad Yusuf Ardabili Pimpinan Pondok Pesantren Roudhotul Muta’alimin Desa Sukadana Jaya Kecamatan Sukadana mengusulkan kepada Bupati Kabupaten Lampung bekerjasama dengan Ulama.

Tujuan memperkuat aturan tentang larangan hiburan malam dan minuman keras (miras), seperti yang dilakukan oleh Walikota Serang dengan para Ulama Banten pada Rabu, 10 Desember 2025.

“Begini ini yang harus disebarluaskan di group-group biar Pemerintah maupun Pemerintah Daerah bisa bekerjasama dengan para Kyai, Ustad dan Totoh,” tutur Ustad M. Yusuf Ardabili pada Kamis, 11 Desember 2025 pukul 15.57 WIB.

“Agar perusakan hati dan pikiran para generasi penerus terjauh dari miras dan perjudian yang melanda sehingga dapat menjadi bencana sebagai teguran dari Allah,” kata Pimpinan Pondok Pesantren Roudhotul Muta’alimin Lampung Timur tersebut.

“Karena ada beberapa hukum Allah dimana kala kemaksiatan merajalela maka Allah akan turunkan azab sebagai peringatan atau teguran terhadap para makhluk agar kembalinya kepada Allah,” terang Ustad Ardabili.

Baca Juga :  Inilah Kantor Dilingkungan Pemkab Lamtim Terpantau Bersih

“Kapan di Propinsi Lampung khususnya Kabupaten Lampung Timur ditegakkan aturan kaya gini, demi ketertiban umat agar dapat menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.

“Pokoknya kalau Lampung umumnya dan Lampung Timur khususnya dapat digerakin kaya gini setuju banget, karena miras ini merusak segalanya, apalagi mirisnya generasi-generasi penerus bangsa ini,” imbuhnya.

Bukan hanya persoalan miras dan judi, Ustad Ardabili juga mengusulkan memberantas peredaran narkoba yang telah menghancurkan masa depan generasi muda.

“Ya itu kalau boleh jadi usulan ke aparat penegak hukum, agar Pengurus Desa, Dusun dan Kampung bergerak terjun ke lapangan langsung. Desa, Kecamatan nggak bakalan berubah kalau bukan kita semua yang mengubahnya,” cetusnya.

Sang Ustad prihatin dengan kondisi lingkungannya khususnya pada saat acara resepsi, miras berhamburan dan peminum tak lagi saling menghormati.

Baca Juga :  Bupati Lampung Timur, Menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke-77

“Disini aja kalau hajatan mirasnya sangat berlebihan nggak liat-liat orang yang minumnya, udah rusak moral kalau kaya gitu terus,” ujarnya penuh dengan rasa keprihatinan.

Dimana kemaksiatan sudah merajalela maka Allah akan menurunkan beberapa bala penyakit :

1. Allah akan mencabut semua pintu keberkahan dari segala hal di masing-masing Daerah tersebut. Meskipun banting tulang, kaki jadi kepala kepala jadi kaki, kerja siang malam tidak cukup terus.

2. Allah akan memberikan pemimpin-pemimpin yang dzolim terhadap rakyatnya.

3. Allah akan menurunkan musibah, bencana di mana-mana, gunung-gunung runtuh, gempa bumi, tsunami, tanah longsor, banjir dimana-mana dan lain-lain.

Itu semua akibat kemaksiatan umat manusia yang merajalela dimana-mana. Jelas, semuanya Allah yang mengatur, terkadang umatnya yang tak lagi bisa diatur,”tutupnya.(ROPIAN KUNANG)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum