Rumah Edukasi Anti Narkoba DPC GRANAT Way Kanan, Satgas OPD Jadi Garda Terdepan

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Klik Gambar

Way Kanan-Halopaginews.com- Memasuki hari ke-3, pembekalan di Rumah Edukasi Anti Narkoba DPC GRANAT Way Kanan bukan sekadar rutinitas. Suasana makin “panas”, materi makin tajam, dan satu pertanyaan besar muncul: benarkah semua siap turun melawan narkoba, atau hanya sebatas formalitas?. Senin (6/4/26)

Kegiatan ini diikuti berbagai instansi, mulai dari Dinas Kominfo, Dinas Porapar, Dinas Pendidikan, DPMPTSP, Kecamatan Buay Bahuga, Kecamatan Negeri Agung, hingga jajaran puskesmas seperti Way Tuba, Pakuan Ratu, Serupa Indah, Tanjung Rejo, Pisang Baru, dan Sukabumi.

Baca Juga :  Bupati Way Kanan Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penyampaian RAPERDA Perubahan APBD TA 2021

Materi yang disampaikan tim Rumah Edukasi Anti Narkoba tak lagi normatif. Disajikan secara lugas, realistis, dan “menampar”, membuat peserta tak bisa lagi bersikap santai terhadap ancaman narkoba yang kian nyata di depan mata.

Peserta pun tak menampik dampaknya. Salah satu perwakilan kecamatan mengaku pembekalan ini membuka mata mereka tentang peran yang selama ini mungkin belum maksimal.

“Alhamdulillah, ini jadi pengingat keras. Kami dapat ilmu tentang bahaya narkoba, cara penanggulangan, dan peran kami. Tinggal bagaimana kami benar-benar menjalankannya di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga :  KPU Way Kanan Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wabup

Pesan yang disampaikan jelas: perang melawan narkoba tidak butuh seremoni, tapi aksi nyata. Jika hanya berhenti di ruang pelatihan, maka ancaman narkoba akan terus bergerak lebih cepat dari upaya pencegahan.

Hari ke-3 ini menjadi titik penting—apakah Satu satgas OPD menjadi garda terdepan, atau justru hanya menambah daftar kegiatan tanpa dampak? Way Kanan kini dihadapkan pada pilihan: bergerak serius, atau kalah perlahan oleh narkoba. (**)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum