Klik Gambar

Metro-Halopaginews.com- Aliansi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro kembali akan menggelar aksi damai pada Selasa, 17 Maret 2026, di Gedung DPRD Kota Metro.
Aksi tersebut bertujuan untuk menyampaikan aspirasi kepada anggota DPRD, Wali Kota, serta Wakil Wali Kota Metro terkait tuntutan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang dinilai tidak sesuai.
Dalam aksi tersebut, para PPPK Paruh Waktu menuntut agar pembayaran THR diberikan sesuai dengan gaji satu bulan yang mereka terima, yakni sebesar Rp1,2 juta, bukan sebesar Rp300 ribu seperti yang diterima saat ini.
Seruan aksi tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan dari Aliansi PPPK Paruh Waktu DLH Kota Metro yang telah beredar dan ditujukan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Metro. Surat tersebut juga telah ditandatangani oleh Koordinator Aliansi PPPK Paruh Waktu, yakni Siswanto, Candra, D. Khayati, Agustianto, Ruly, dan Nita.
Koordinator Aliansi PPPK Paruh Waktu DLH Kota Metro, Siswanto, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk perjuangan untuk menuntut hak mereka sebagai pekerja yang selama ini menjalankan tugas di lapangan dengan beban kerja yang cukup berat.

βKami berharap perjuangan yang akan kami lakukan besok dapat membuahkan hasil yang baik dan tidak sia-sia. Kami hanya menuntut hak kami sebagai PPPK Paruh Waktu di Dinas Lingkungan Hidup,β ujar Siswanto saat diwawancarai media ini, Senin (16/03/2026).
Menurutnya, para pekerja lapangan di DLH memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kebersihan kota, sehingga sudah selayaknya mereka mendapatkan THR yang sesuai dengan gaji yang diterima setiap bulan.
βYang kami inginkan hanyalah hak kami sebagai PPPK Paruh Waktu, yakni THR yang wajar dan sesuai dengan gaji satu bulan. Kami bekerja di lapangan bukan hal yang mudah, seringkali harus berpacu dengan waktu agar pekerjaan bisa segera diselesaikan,β ungkapnya.
Ia menambahkan, Aliansi PPPK Paruh Waktu berkomitmen untuk menyuarakan aspirasi mereka secara damai demi mendapatkan keadilan terkait tunjangan hari raya menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
βInsyaallah besok pagi kami akan menggelar aksi damai untuk memperjuangkan nasib para PPPK Paruh Waktu agar mendapatkan haknya dan menerima THR secara layak,β tutup Siswanto. (*)