Antrean Panjang BBM di SPBU Srimenanti Bandar Sribhawono Jadi Polemik, Warga Minta Tambah Kuota

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com- Antrean panjang kendaraan terjadi saat pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan pertalite di SPBU Srimenanti, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur.

Kondisi tersebut dikeluhkan puluhan sopir. Antrean kendaraan yang mengular di bahu Jalan Raya Ir. Sutami Sribhawono juga menjadi polemik dan mengganggu aktivitas pedagang di sekitar lokasi.

Subandri, warga Waringin Jaya, mengaku harus mengantre cukup lama untuk mendapatkan solar.

“Saya ngantri di sini habis subuh, paling lama nanti jam 11.00 WIB baru pulang kalau dapat solar kalau tidak banyak mobil. Hari ini positif dapat solar karena informasi dari SPBU ada 16 ton, yang penting kita sabar ngantrinya,” kata Bandri, Jumat (2/10/26).

Baca Juga :  Dukung Swasembada Pangan, Babinsa 429-10/LBM Monitoring Kegiatan Tanam Padi

Bandri menjelaskan, kondisi antrean seperti ini sudah terjadi selama satu bulan terakhir.

“Beli BBM solar ngantri seperti ini sudah 1 bulan ini rapat kayak gini. Berharap kepada pemerintah agar dipermudah untuk BBM solar karena sangat dibutuhkan untuk kendaraan, jangan sampai ngantri-ngantri seperti ini. Kita ngisi BBM jenis solar itu hanya Rp280 ribu saja untuk pribadi, hanya sekali saja, enggak dua kali kayak orang-orang ngisinya itu. Yang penting orang-orang saya di kebon bisa kerja itu aja udah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kodim 0429/Lamtim Terima Penyuluhan Hukum Dari Kumdam II/Swj

Keluhan serupa disampaikan Aceng, warga Bandar Agung. Ia mengaku sudah mengantre sejak pagi.

“Saya mau ngisi solar dari jam 07.00 WIB pagi sudah ngantri di sini. Saya berharap kepada pemerintah, untuk kebutuhan BBM itu harus ditambah kuotanya biar enggak ngantri seperti ini, menyusahkan masyarakat saat bepergian. Antrean kayak gini hampir setiap hari,” pungkasnya. (*)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum

Eksplorasi konten lain dari halo pagi news

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca