Ditengah Melimpahnya Air Pegunungan, Pelanggan PDAM Sekincau Justru Kehausan 

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Klik Gambar
Lampung Barat Halopaginews– Keluhan terhadap pelayanan PDAM Limau Kunci Sekincau kembali mencuat di tengah masyarakat. Ironisnya, di wilayah yang memiliki sumber air pegunungan melimpah, pelanggan justru harus menghadapi krisis air bersih akibat distribusi yang kerap terhenti tanpa penjelasan yang memadai.
Sejumlah warga mengaku sudah tidak lagi mengandalkan sumur dan sumber air swadaya karena memilih menjadi pelanggan PDAM demi mendapatkan layanan yang lebih baik. Namun harapan tersebut justru berbanding terbalik dengan kenyataan di lapangan.
“Semua mati. Di rumah tidak ada air, di masjid juga tidak ada air. Sudah beberapa hari seperti ini dan petugas sulit dihubungi,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (5/6/2026).
Menurut informasi yang diperoleh, kondisi sumber air di bagian hulu dalam keadaan baik dan tidak mengalami gangguan berarti. Persoalannya diduga terjadi pada sistem distribusi sehingga air tidak mengalir ke rumah-rumah pelanggan maupun sarana ibadah.
 Kondisi ini menimbulkan kekecewaan karena pelanggan merasa hanya dituntut membayar tagihan, namun tidak memperoleh pelayanan yang layak.
Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ketika distribusi terhenti berhari-hari tanpa penjelasan dan respons cepat dari pihak penyelenggara, maka hal tersebut bukan sekadar gangguan teknis, melainkan bentuk buruknya pelayanan publik yang harus segera dievaluasi.
Bagaimana mungkin daerah yang kaya sumber mata air justru mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Warga berharap pihak PDAM Limau Kunci Sekincau segera turun tangan, memperbaiki sistem pelayanan, serta memastikan kejadian serupa tidak terus berulang. Sebab, masyarakat  Sekincau Giham dan wilayah lainya tidak membutuhkan alasan, melainkan kepastian layanan atas hak yang telah mereka bayar setiap bulan.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan PDAM akan semakin terkikis. Air bersih bukan fasilitas mewah, melainkan kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi dengan pelayanan yang profesional, cepat, dan bertanggung jawab.

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum

Eksplorasi konten lain dari halo pagi news

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca