Fatayat NU Pringsewu Gandeng Kejari Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Pringsewu (Halopaginews.com) Guna memperkuat strategi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Pringsewu melakukan audiensi ke Kantor Kejaksaan Negeri Pringsewu, Selasa (06/1/2026) pagi.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu, Evi Hasibuan, didampingi Kepala Seksi Intelijen I Kadek Dwi Ariatmaja. Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi antara organisasi perempuan dengan aparat penegak hukum (APH).

Ketua PC Fatayat NU Pringsewu, Siti Aisah, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan menjalin sinergi dalam menindaklanjuti program Lembaga Konsultasi, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (LKP3A), lembaga yang dibentuk Fatayat Pringsewu.

Baca Juga :  LITERASI DIGITAL KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT – PROVINSI LAMPUNG

β€œLKP3A baru dilantik Juli lalu, memang belum banyak kegiatan, namun kami sudah mulai melakukan pendampingan. Di dalamnya terdapat layanan litigasi dan non-litigasi. Harapannya, program ini dapat difasilitasi dan didukung Kejari Pringsewu,” ujar Siti Aisah.

Sementara itu, Kajari Pringsewu Evi Hasibuan menyambut baik audiensi tersebut dan mengapresiasi langkah Fatayat NU yang fokus pada isu perempuan dan anak. Ia menilai kolaborasi lintas sektor sangat penting di tengah meningkatnya kasus kekerasan.

Baca Juga :  Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXI DIM 0411/KM Korcab Rem 043 PD II/Sriwijaya Gelar Pertemuan

β€œKe depan pasti banyak tantangan. Tapi jika niat kita tulus membantu sesama, khususnya perempuan dan anak, maka jangan pernah menyerah,” tegas Evi.

Evi juga menyoroti tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Pringsewu. Ia mendorong Fatayat untuk berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk psikolog, guna pemulihan trauma korban.

β€œKesehatan mental anak sangat penting. Jangan sampai korban hari ini menjadi pelaku di masa depan. Sebagai perempuan, kita harus lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” tandasnya. (*)

Dilaporkan oleh : Akhwan Sahlawi