Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com- Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPC GRANAT) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) bersama Puskesmas Sribhawono melakukan penyuluhan bahaya narkoba di tingkat pelajar SMP Negeri Sribhawono, Senin (5/10).
Ketua DPC GRANAT Lamtim, Musannif Effendi Yusnida,S.H.,M.H., diwakili oleh Bendahara DPC GRANAT Lamtim, Rahmat Hidayat, yang hadir sebagai pemateri dan narasumber bersama dr. Teloe Apriwesa, M.Kes., CBC, dengan pendamping Fadila Indriyani, S.A.P.
“Saya mewakili Ketua Fendi yang sedang ada acara di Provinsi Lampung. Kami DPC GRANAT Lamtim bersama Puskesmas Sribhawono melakukan penyuluhan bahaya narkoba di SMPN Sribhawono. Saya sendiri yang mewakili dan didampingi dr. Teloe Apriwesa yang biasa disapa Dokter Sasa,” papar Bung Rahmat, sapaan akrabnya.
Menurut Rahmat, penyuluhan narkoba kepada pelajar adalah kegiatan penting untuk memberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba sejak dini. Tujuannya untuk mencegah pelajar menggunakan narkoba serta memberikan pengetahuan tentang jenis dan dampak buruk narkoba bagi kesehatan fisik dan mental.
“Kami dari GRANAT konsisten memberikan edukasi serta penyuluhan bahaya narkoba dengan tujuan membangun kemampuan pelajar untuk menolak ajakan menggunakan narkoba dari lingkungan sekitar. Saya bersama Dokter Sasa menjelaskan tentang Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif lainnya (NAPZA). Selain itu, DPC GRANAT Lamtim memberikan hadiah alat-alat belajar kepada adik-adik pelajar untuk memotivasi dan penyemangat di acara penyuluhan bahaya narkoba P4GN tersebut,” terang Rahmat.
“Selain mengedukasi dan melakukan penyuluhan bahaya narkoba kepada pelajar dan masyarakat Lamtim, DPC GRANAT Lamtim turut serta memberikan Laporan Informasi (LI) kepada pihak yang berwajib tentang adanya informasi bandar-bandar besar di Kabupaten Lamtim. Semua pihak harus terlibat dan bergotong royong memberantas narkoba sehingga bisa terwujud Lampung Timur Bersinar, Bersih dari Narkoba,” tambahnya.
Sementara itu, sebagai pemateri perwakilan dari Puskesmas, dr. Teloe Apriwesa atau Dokter Sasa menjelaskan jenis-jenis narkoba dan contoh zat berbahaya seperti ganja, sabu-sabu, ekstasi, dan obat-obatan terlarang lainnya yang memiliki dampak negatif.
“Dampaknya yakni kerusakan organ tubuh dan otak, gangguan mental, emosi tidak stabil, dan depresi serta penurunan prestasi belajar di sekolah,” jelas Dokter Sasa.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Puskesmas Sribhawono, Bdn. Maizar, SKM., S.Tr.Keb., Kepala Sekolah SMP Negeri Sribhawono yang diwakili oleh Waka Kesiswaan, Nunung Prasetya, dan Waka Humas, Edi Waluyo,S.Pd. (*)