DPRD Metro Pertanyakan Anggaran Covid-19

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Metro (HPN) – Wakil Ketua I DPRD Metro Anna Morinda menyoroti besaran anggaran yang bakal dialokasikan untuk penanganan Covid-19, ia mempertanyakan rencana penggunaan anggaran tersebut.

“Pada prinsipnya DPRD support apa pun demi menghadapi corona. Tapi dalam hal pengawasan dan fungsi budget, kita minta sekda jelaskan anggaran itu dari apa saja dan untuk apa. Kemudian apa dasar pemerintah menetapkan keperluan anggaran sebesar itu,” bebernya.

Baca Juga :  DPRD Minta Sterilisasi Seluruh Pintu Masuk Kota Metro

Wakil Ketua II DPRD Metro Ahmad Khuseini juga menanggapi hal tersebut. ia mengatakan, ada alokasi dana sebesar Rp 29 miliar yang akan digunakan untuk dinas kesehatan, rumah sakit, dan dinas sosial.

Angka tersebut naik Rp 2 miliar dari yang dianggarkan sebelumnya.

“Dana yang dialokasikan sebesar itu untuk penanganan Covid-19 yang berasal dari bantuan pusat, harus dialokasikan dengan jelas dan dijelaskan mau ke mana saja dan untuk apa,” kata politisi PKS ini. Minggu (05/04/2020).

Baca Juga :  DPC KWRI Metro Berbagi Pasca Covid-19

Pihaknya meminta Pemkot Metro harus transparan dalam mengelola anggaran. (Rio)

Dilaporkan oleh : Redaksi Halopaginews