Tri Dharma Perguruan Tinggi, IAIDA Lampung Melaksanakan Pengabdian Masyarakat Berbasis Riset Kolaboratif

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung-(HPN)- Salah satu point dari Tri Dharma Perguruan tinggi adalah melaksanakan riset, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Adapun bentuk kegiatan dalam program tersebut tergantung dari kebijakan pihak kampus masing – masing.

Hal itu pula yang dilaksanakan oleh pihak Kampus IAIDA ( Institut Agama Islam Darul Amal ) Lampung, dengan melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Berbasis Riset Kolaboratif bagi para dosen dan mahasiswa yakni dengan melakukan penelitian tentang proses pembuatan pupuk organik Granul dan Prospek Ekonomis yang berlangsung di kediaman Dr. Tukiran, M.Pd Desa Giriklopomulyo Kec. Sekampung Kab. Lampung Timur, Sabtu (14/10/23).

Turut hadir dalam kegiatan Program riset dan pengabdian masyarakat tersebut, Rektor IAIDA Lampung Prof. DR. Ida Umami, M.Pd Kons, Kabiro Dr Sutris, Warek II Afit Tito Puwani, M.Pd, Warek III Wily Anwar, M.Pd, Ketua LPM Syukron Azis, Ketua SEMA/DEMA serta para dosen dan mahasiswa dari seluruh 8 Prodi IAIDA Lampung.

Pada kesempatan itu, Prof. DR. Ida Umami, M.Pd Kons. selaku Rektor IAIDA Lampung, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah Tri Dharma bagian dari perkuliahan perguruan tinggi.

“Kita melaksanakan kegiatan penting, bagian dari perguruan tinggi yakni Tri Darma didalam perkuliahan. Salah satunya pendidikan pengajaran, Tri Dharma adalah perkuliahan pendidikan pengajaran, kedua adalah penilitan, ketiga adalah pengabdian masyarakat.

Baca Juga :  LITERASI DIGITAL KABUPATEN LAMPUNG SELATAN – PROVINSI LAMPUNG

Hari ini yang kita lakukan adalah tusi sebagai dosen dan tusi kampus sebagai kegiatan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis riset kolaborasi,” kata Rektor Prof. DR. Ida Umami, M.Pd Kons.

Ditambahkannya, dalam kegiatan Riset Kolaboratif tentang proses pembuatan pupuk organik Granul dan Prospek Ekonomis juga akan mendapatkan penjelasan dari beberapa narasumber.

” Kita akan mendapatkan arahan narasumber Prof Zainal Abidin dari IPB. Selain itu, kita juga akan membahas tentang pupuk Granul sebagai pakan ternak. Tentu, kegiatan hari ini sangat luar biasa bagi para dosen dan seluruh mahasiswa.

Karenanya, sangat disayangkan jika tidak ikut dalam kegiatan ini. Berarti, satu Tusi Tri Dharma perkulaiahan terabaikan. Oleh karena itu, kegiatan ini penting sekali dan sebagai sosialisasi atas keberadaan IAIDA Lampung,” jelasnya.

Selanjutnya, Dr Tukiran sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) di Institut Agama Islam Darul Amal ( IAIDA ) Lampung, mengatakan akan pentingnya ilmu terutama pengolahan sampah untuk menjadi pupuk organik.

” Inilah bentuk kegiatan pembelajaran perkuliahan. Apalagi nanti kita juga akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari narasumber Prof. Zainal Abidin.

Baca Juga :  Bustami Zainudin Mengapresiasi Sikap NU Lampung Menolak Politik Uang

Salah satu inspirasi filsafat beliau yakni ilmu bagi saya ” Satu kilo sampah bisa dirubah menjadi satu gram emas, “Mengingat banyaknya sampah diwilayah kami.

Oleh karena itu, hari ini akan kita bedah yaitu bagaimana kita akan membuat pupuk organik. Apalagi mengingat saat ini pupuk sangat langka, dengan kegiatan riset ini kita tahu dan kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kita kepada masyarakat,” tutupnya.

Pada sesi akhir melalui Meeting Zoom seluruh para dosen dan mahasiswa mendapatkan ilmu tambahan dari narasumber Prof Zainal Abidin dari Institut Pertanian Bogor.

Kemudian, sebelum foto bersama seluruh para dosen dan mahasiswa di ajak oleh Dr Tukiran untuk melihat secara langsung pembuatan pupuk organik dan pakan ternak serta hasil yang sudah bisa mendapatkan pundi – pundi rupiah demi meningkatkan perekonomian keluarga.

Atas kegiatan program riset dan pengabdian antara dosen dan mahasiswa dan mempermudah melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat. Selain itu, program ini merupakan suatu bentuk sosialisasi, kerjasama dan kolaborasi beberapa dosen dan mahasiswa. Sehingga Kampus IAIDA Lampung, lebih dikenal menjadi lebih maju dan lebih baik. (Red/*)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum