Inilah Percakapan Antara IJ Suami Korban Kekerasan Dengan AMK Terduga Pelaku

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com- Diduga, selain alasan melihat pintu dapur rumah korban kekerasan terbuka, AMK alias Khr (27) sebagai Pelaku kekerasan juga melihat sekaligus mengejar bayangan hitam mulai dari pintu dapur sampai ke belakang rumah

Perihal itu disampaikan oleh AMK kepada IJ suami AO sebagai Korban dalam bentuk percakapan tertulis melalui WhatsApp sejak kejadian pada Senin, 13 Oktober 2025 sekitar pukul 23.00 WIB lalu.

Inilah percakapan tertulis antara IJ suami AO sebagai Korban dengan AMK sebagai Pelaku, dimana IJ suami Korban menyampaikan pertanyaan kepada Pelaku, apakah Pelaku melihat pintu dapur yang terbuka itu dari jalan raya ataukah ada yang menghubunginya.

Karena jarak antara jalan raya tempat Pelaku melintas hendak pulang kerumah dengan pintu dapur rumah Korban yang telah terbuka menganga tersebut lebih kurang sekitar 40 meteran.

“Koh… (nama) ngeliat pintu itu terbuka dari jalan apa dapat telpon,” tanya IJ suami Korban melalui aplikasi WhatsApp keesokannya pada Selasa, 14 Oktober 2025 jam 06.01 WIB pagi.

Jawab Pelaku, dirinya melihat pintu dapur telah terbuka menganga dari jalan raya sewaktu melintas pulang, sementara setiap kali keliling kontrol yang menjadi perhatian Pelaku adalah celah-celah rumah.

Baca Juga :  Minggu Kasih, Polres Lamtim Kunjungi Gereja Katolik Santo Paulus

“Dari jalan bang, “pas Koh… jalan pulang, kalo Koh… keliling yang Koh… tengok selah-selah rumah,” alasan Pelaku kepada IJ melalui WhatsApp keesokannya pada Selasa, 14 Oktober 2025 jam 06.04 WIB.

Menurut Pelaku, sewaktu ia melihat pintu dapur rumah Korban terbuka menganga, dirumah Marwan Jaya gelar adat Puset tetangga Korban masih ramai tamu dengan jarak lebih kurang 25 meter.

“Sebenarnya di tempat Puset (Marwan Jaya) masih ada tamu sekitar jam 11 itu,” ujar Pelaku.

Apakah sewaktu Pelaku mengejar bayangan hitam sampai jauh ke belakang dan memakai sendal, karena IJ menemukan jejak telapak kaki orang dibawah pohon durian dibelakang rumahnya yang berjarak 10 meteran.

“Har semalem kamu ngejar bayangan hitam itu sampai ke belakang belakang ya, kamu pakai sendal apa nggak ngejarnya Har,” pertanyaan kedua IJ kepada Pelaku melalui WhatsApp pada Kamis, 14 Oktober 2025 jam 06.43 WIB.

Kembali Pelaku menjawab, bahwa dirinya memakai sendal, akan tetapi tidak sampai jauh mengejar karena tidak membawa apa-apa hanya memakai baterai HP.

“Pake sendal bang, cuma nggak nyampe jauh ngejernya, soalnya Koh … nggak bawa apa-apa, cuma batre hp,” kelitnya kepada IJ suami Korban melalui WhatsApp pada Selasa, 14 Oktober 2025 jam 06.44 WIB.

Baca Juga :  Forkopimda Lampung Timur Tinjau Dapur MBG Wilayah Sukadana

IJ suami AO Korban menanyakan apakah Pelaku memakai sendal, karena suami Korban menemukan jejak telapak kaki dibawah pohon durian tepat dibelakang rumahnya.

Pelaku melakukan 3 panggilan tak terjawab kepada Korban pada Senin, 13 Oktober 2025 pukul 23.36 WIB. Lalu, Pelaku menelpon IJ suami Korban pukul 23.39 WIB. Kemudian, Korban membalas panggilan Pelaku pada pukul 23.50 WIB dengan durasi 4 menit 15 detik.

Saat panggilan berdurasi 4 menit 15 detik itu terjadi percakapan, bahwa Pelaku lebih dulu menanyakan keberadaan IJ suami Korban dan baru kemudian menyampaikan bahwa pintu dapur terbuka.

Sedangkan percakapan antara AMK sebagai Pelaku dengan IJ suami Korban, Pelaku melihat pintu dapur rumah terbuka saat dalam perjalanan pulang dan melihat sekaligus mengejar bayangan hitam.

Anehnya, Pelaku tidak minta bantuan masyarakat lingkungan sekitar, padahal ketika itu dirumah Marwan Jaya tetangga Korban masih banyak tamu yang hanya berjarak 20 meteran, dalam hal ini Pelaku diduga kuat sudah tidak beritikad baik. (RK/TIM).

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum