Jeng Ami, Sosok di Balik Semangat Senam Ibu-Ibu Tanjung Senang

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Klik Gambar

Bandar Lampung – Menjadi ibu rumah tangga bukanlah penghalang untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Hal inilah yang ditunjukkan Siti Aminah, atau yang akrab disapa Jeng Ami, seorang ibu dua anak yang kini aktif menjadi instruktur senam di tengah masyarakat.

 

 

Perempuan berusia 42 tahun yang tinggal di Jalan Cendana, Gang Durian Nomor 69, Tanjung Senang ini telah menjalani aktivitas sebagai instruktur senam selama kurang lebih dua tahun.

 

 

Bersama Sanggar Senam Geal Geol, Jeng Ami tidak hanya mengajak kaum ibu untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga membangun kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.

 

 

Dengan penuh semangat dan ketulusan, Jeng Ami secara konsisten menggerakkan para ibu di lingkungan sekitarnya agar meluangkan waktu untuk berolahraga di tengah kesibukan mengurus rumah tangga

Baca Juga :  Irjen. Pol. Ike Edwin Layak Jabat Ketua KPK

.

Menariknya, di balik aktivitasnya sebagai instruktur, Jeng Ami mengaku tidak memungut bayaran atas kegiatan senam yang dipandunya. Baginya, kebahagiaan tersendiri ketika melihat para ibu tetap bersemangat, sehat, dan kompak mengikuti kegiatan olahraga bersama.

 

 

“Kami tidak dibayar, Mas. Bantu semangat ibu-ibu saja. Ini amal jariah bagi saya. Yang penting ada semangatnya, ibu-ibu mau ikut senam, badannya sehat, dan kita bisa berkumpul bersama,” ungkap

 Jeng Ami dengan penuh ketulusan

 

.

Menurutnya, kegiatan senam bukan sekadar menggerakkan tubuh mengikuti irama musik. Lebih dari itu, olahraga bersama menjadi sarana positif untuk menghilangkan kejenuhan, menjaga kesehatan, serta menciptakan suasana kekeluargaan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Golkar Peduli, Hanan Rozak Hadir Bantu Masyarakat Korban Abu Vulkanik

 

 

Jeng Ami berharap semakin banyak ibu-ibu yang tergerak untuk mengikuti kegiatan senam secara rutin. Sebab, menjaga kesehatan merupakan investasi penting bagi setiap keluarga.

 

 

Ia juga mengajak kaum ibu agar tidak hanya disibukkan dengan pekerjaan rumah tangga, tetapi tetap menyediakan waktu untuk menjaga kebugaran dan menjalin hubungan sosial dengan lingkungan sekitar.

 

 

Semangat Jeng Ami menjadi contoh sederhana bahwa memberikan manfaat kepada masyarakat tidak selalu harus melalui hal-hal besar. Dengan meluangkan waktu, tenaga, dan ketulusan, seseorang dapat menghadirkan perubahan positif bagi lingkungan.

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum

Eksplorasi konten lain dari halo pagi news

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca