Klik Gambar

Way Bungur-Halopaginews.com- Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lampung Timur H.M. Muslih membuka Perkemahan dalam rangka Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 tingkat Kwartir Ranting Way Bungur dan Lomba Tingkat II (LT II) Kwaran Way Bungur, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Tegal Ombo, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur tersebut dihadiri Sekretaris Kwarcab Lamtim Tekat Winarto, Kepala Pusdatin Kwarcab Lamtim Bardiono, Camat Way Bungur Lusi Aprina beserta jajaran Forkopincam Way Bungur, Ka Kwaran Way Bungur, Kepala Desa Tegal Ombo, serta para kepala sekolah dari tingkat SD sampai SLTA se-Kecamatan Way Bungur.
Dalam pengarahannya, Ka Kwarcab Lamtim H.M. Muslih mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Kwaran Way Bungur tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan Hari Jadi Pramuka ke-65 semata, namun dirangkai dengan kegiatan Lomba Tingkat II. Hal ini dinilai sebagai langkah efektif dan efisien karena perkemahan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi lebih dari itu menjadi ajang ketangkasan dan uji keterampilan anggota Pramuka.
Muslih juga berpesan kepada seluruh peserta perkemahan untuk berhati-hati, menjaga kekompakan, kebersihan, dan kedisiplinan, terlebih persoalan api. Sebab, kegiatan ini dilaksanakan di tengah musim panas dan kemarau panjang.
“Dari sisi lomba, saya berharap akan lahir regu terbaik untuk mewakili Way Bungur dalam Lomba Tingkat III Kwarcab Lampung Timur,” ujarnya.
Di akhir pengarahannya, Ka Kwarcab juga mengajak seluruh Kwaran penyangga hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), khususnya Kwaran Way Bungur, untuk ikut peduli pada hutan.
“Hutan adalah paru-paru dunia. Dari hutan kita punya harapan kehidupan, dari hutan kita punya masa depan. Oleh karena itu, menjaga hutan adalah menjaga kehidupan,” tegasnya.
Terlebih Way Bungur yang secara geografis menjadi kecamatan penyangga hutan TNWK, adik-adik Penegak, Pandega, serta Saka dan Sako harus diajak bersama-sama peduli hutan dan Karhutla melalui pembinaan yang komprehensif dan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait.
“Pramuka harus terus hadir di tengah-tengah masyarakat agar nilai Dharma dan Satya Pramuka dapat terus wujud dan hidup,” pungkasnya. (Red)