Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com- Padamnya sejumlah Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalur Dua Lampung Timur.
Pantauan di lapangan menunjukkan seluruh titik PJU di sepanjang dua jalur tersebut padam tanpa satu pun lampu yang menyala.
Kondisi ini menyebabkan jalanan berada dalam keadaan gelap gulita dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Selain berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, minimnya penerangan juga dikhawatirkan membuka peluang terjadinya tindak kriminal di kawasan tersebut.
Dalam hal ini Kepala Bapenda Lampung Timur Agus Firmansyah Lukman, SE.,MM., menyampaikan pernyataan klarifikasi terkait mati lampu sepanjang jalan negara nabung, kalau lampu jalan itu mati karena rusak lampu atau jaringan.. itu perbaikan dan perawatan anggaran dananya ada di DLH,”ujar Agus Bapenda Lampung Timur, melalui via Whatsapp kepada media ini, Kamis (15/1/26).
“Kalau lampu jalannya mati karena d putus aliran listrik oleh PLN itu anggaran bayar PJU ke PLN itu ada di Dinas Perhubungan (anggaran 1tahunnya 16M, Perbulan rata2 tagihan Pemda yang harus di bayar ke PLN itu skitar 1,2M), ” terangnya.
Sementara itu fungsi tugasnya Bapenda Lampung Timur memungut pajak penggunaan Listrik masyarakat lampung timur melalui PLN (rata2 PLN setor ke kasda untuk pajak nya sebesar 4.2M)
Informasi ini saya sampaikan sebagai pencerahan untuk kita bersama, terutama kepada masyarakat Lampung Timur agar memahami peran dan fungsi masing-masing OPD khususnya dalam penanganan masalah PJU/Lampu jalan, “pungkasnya. (Red)