Klik Gambar

Sekincau — Suasana penuh haru dan kebersamaan terasa begitu kental di Masjid At-Taqwa, Pekon Giham Sukamaju, Kecamatan Sekincau, Jumat (10/04/2026).
Dalam balutan Pengajian Akbar Baitul Mukhlisin Al Islamiah dan Halal Bihalal, ratusan jamaah larut dalam keindahan tema yang diangkat: “Taburkan Maaf, Sucikan Hati dalam Indahnya Kebersamaan & Keragaman Silaturahmi.”
Langkah kaki para ibu-ibu jamaah dari berbagai penjuru Pekon Giham Sukamaju seakan menyatu dalam satu tujuan: mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Wajah-wajah penuh harap dan keikhlasan menghiasi setiap sudut masjid At Taqwa, menciptakan suasana yang begitu damai dan menyentuh relung hati.
Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Sekincau Heptanius Hidayat, S.P., Ketua Baitul Mukhlisin Al Islamiah Sekincau Ecih Julaesih, S.Pd., Sekcam Misno, Ketua Pengajian Hj. Castini Saeran, Bhabinkamtibmas Aiptu Erico Yudhistira, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Camat Sekincau menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh masyarakat dan panitia.
Ia juga membawa pesan hangat dari Bupati Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus, sebagai bentuk perhatian dan kasih kepada warganya.
“Salam hangat dari Bapak Bupati untuk masyarakat Giham Sukamaju. Semoga kebersamaan ini menjadi jalan turunnya keberkahan dan kebahagiaan bagi kita semua,” ucapnya dengan penuh kehangatan.
Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persaudaraan. Dalam pesan yang disampaikan, masyarakat diajak untuk terus memupuk kebersamaan, menghidupkan kembali semangat gotong royong, serta memperkuat iman dan takwa di tengah kehidupan yang penuh dinamika.
Tausyiah yang disampaikan oleh Kyai Hermawan dari Sumberjaya semakin menyejukkan suasana.
Dengan tutur kata yang lembut dan penuh makna, ia mengajak jamaah untuk membuka pintu maaf seluas-luasnya, karena di situlah letak kemuliaan hati dan kedamaian jiwa.
Air mata haru, senyum keikhlasan, dan jabat tangan penuh maaf menjadi pemandangan yang tak ternilai.

Sementara itu, Ecih Julaesih mengatakan.Di momen Halal Bihalal ini, sekat-sekat perbedaan seakan luruh, digantikan oleh rasa persaudaraan yang begitu kuat.
“Pengajian ini bukan sekadar pertemuan, melainkan pengingat bahwa dalam kebersamaan, ada kekuatan. Dalam maaf, ada ketenangan” tuturnya.
Ia juga mengatakan bahwa dalam silaturahmi, ada keberkahan yang tak terhingga, kebersamaan yang terjalin hari ini terus hidup, tumbuh, dan menjadi cahaya bagi kehidupan masyarakat Giham Sukamaju, Tutup Ecih.