Perselisihan Penagih Hutang, Warga Metro Barat Menjadi Korban Penembakan OTK

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Metro,Lampung-Halopaginews.com- Aksi penembakan dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terjadi di Jalan Khair Bras (kawasan Jembatan Item), Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Korban bernama Dedi Kristian Agung (40), warga Jalan Fajar Asri, Kelurahan Ganjar Asri, dilaporkan menjadi korban penembakan setelah terlibat perselisihan sengit terkait penagihan tunggakan bank keliling (disebut rentenir).

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Muji, yang merupakan kakak ipar korban, peristiwa berdarah ini bermula di depan Toko Happy Mart.

Baca Juga :  Kodim 0411/KM Siapkan Peleton Siaga On Call 24 Jam

Korban sempat terlibat adu mulut dengan pelaku yang datang untuk menagih uang tunggakan. Perselisihan tersebut dengan cepat memanas hingga keduanya terlibat perkelahian fisik sampai ke tengah jalan.

Di tengah pertikaian, pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata api. Korban yang tersulut emosi sempat berteriak menantang pelaku dengan meneriakkan kalimat, “Tembak saja, tembak!”. Pelaku kemudian langsung melepaskan tembakan ke arah tubuh korban sebanyak dua kali, lalu meletuskan satu tembakan peringatan ke udara.

Baca Juga :  Paripurna DPRD Lamtim, Bupati Ela: Perkuat Sinergitas, Mantapkan Lumbung Pangan Dan Daerah Penopang Ekonomi Biru

Usai melancarkan aksinya, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam langsung melarikan diri ke arah Intan Futsal.

Istri korban, Vita Lestari, bersama pihak keluarga langsung melarikan Dedi Kristian Agung ke Rumah Sakit Mardi Waluyo, Metro, guna mendapatkan penanganan medis darurat.

Kasus ini kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian setempat guna penyelidikan lebih lanjut dan pengejaran terhadap pelaku. (*/DBS)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum

Eksplorasi konten lain dari halo pagi news

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca