Walikota Metro Pastikan Sekolah Pembelajaran Tatap Muka Baik TK,SD,SMP

Foto, Walikota Metro Wahdi Sirajuddin Pastikan Sekolah Akan Lakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Baik TK,SD,SMP

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

METRO -(HPN)-Β  Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin Memastikan Sekolah di Bumi Sai Wawai yang akan melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) baik itu TK, SD maupun SMP siap ketika nanti akan dilaksanakan.

“Saya sudah meninjau enam sekolah yang melakukan simulasi pembelajaran tatap muka, dan mereka sudah siap. Kalau secara keseluruhan sudah 100 persen, tinggal beberapa hal yang harus diperbaiki,” kata Wahdi usai meninjau TK PGRI, SDN 2 Metro dan SMPN 3 Metro, Kamis.

Ia menjelaskan, sekolah yang akan melaksanakan PTM sudah mempersiapkan persyaratan sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri terkait pembelajaran tatap muka.

Baca Juga :  HUT Korem 043/Garuda Hitam ke-74 Tahun 2021, Kodim 0411/KM Menggelar Kegiatan Sosial Donor Darah

“Dalam SKB empat menteri itu ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa melakukan PTM. Itu sudah semua, hanya tinggal pembentukan Satgas COVID-19 tingkat sekolah,” Paparnya.

Selain itu, lanjut Wahdi, untuk guru TK, SD dan SMP di Kota Metro hampir semuanya sudah disuntik vaksin COVID-19.

“Alhamdulillah vaksin untuk guru sudah. Hanya ada beberapa yang belum vaksin karena sakit. Tetapi nanti tetap disuntik vaksin,” Ucapnya.

Baca Juga :  Waka Polres Metro, Pimpin Giat Pengecekan Logistik dan Alat Inventaris Polsek Metro Barat

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro, Puspita Dewi menuturkan, sekolah yang nantinya akan melaksanakan PTM sudah mempersiapkan persyaratan sesuai dengan SKB empat menteri.

“Iya ini PTM belum semua, karena bertahap. Tetapi nanti harapanya bisa semua sekolah. Kalau sekolah yang akan melaksanakan PTM sudah hampir 100 persen,” Tuturnya.

Ia menambahkan, ketika pelaksanaan PTM nanti orang tua siswa wajib untuk mengantar dan menjemput anaknya. Hal ini untuk mencegah adanya kerumunan siswa. (Red)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum