Warga Tanjung Kesuma Keluhkan Sumur Tercemar Diduga Akibat Bocornya Pipa IPAL Dapur MBG SPPG Tanjung Kesuma 2

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com– Warga Desa Tanjung Kesuma, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, mengeluhkan dugaan pencemaran lingkungan akibat kebocoran pipa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Kesuma 2 yang dikelola Yayasan Ukhuwah. Kamis (1/10/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, pipa pembuangan limbah berwarna putih terlihat diletakkan di dalam parit drainase terbuka yang berada tepat di pinggir jalan raya desa.

Kondisi pipa tersebut diduga bocor, sehingga air limbah mengalir langsung ke parit. Akibatnya, air parit terlihat menghitam, berlumut, dan mengeluarkan bau menyengat yang sangat mengganggu aktivitas warga sekitar.

Yang paling dikhawatirkan, rembesan limbah tersebut telah mencemari sumur-sumur warga yang berada di sekitar aliran parit.

SR, warga Dusun 05 Desa Tanjung Kesuma, membenarkan adanya bau tersebut.

“Terkait air limbah MBG Tanjung Kesuma 2, memang awalnya bau karena sebelum pasang pipa, sekarang sudah tidak bau, cuma sumur milik tetangga sebelah sampai sekarang bau tidak enak,” ujarnya.

Warga lain yang terdampak mengaku resah karena sumurnya sudah tidak layak pakai.

“Awalnya parit bau, sekarang air sumur kami juga jadi keruh dan bau. Kami tidak berani pakai untuk minum, masak, bahkan untuk mandi anak takut gatal-gatal. Ini sudah meresahkan,” ungkap salah satu warga di sekitar lokasi SPPG.

Baca Juga :  Surya Sidak Kantor Disdukcapil Kabupaten Asahan

Warga menyebut pencemaran sumur sudah terjadi bahkan sebelum pembuangan dialihkan melalui pipa.

“Tadinya sebelum pakai pipa, rumah warga yang bersebelahan pas dengan dapur MBG itu tercemar sumurnya. Lalu akhirnya air warga itu disuplai dari dapur MBG itu, ya bentuk dari tanggung jawabnya mungkin. Menurut saya tidak efektif adanya pembuangan air limbah MBG menggunakan pipa melalui parit irigasi depan rumah warga, jika bocor pasti bau,” tambahnya HD.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala SPPG Tanjung Kesuma 2, NP, mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut.

“Mungkin sebelumnya IPAL kami sudah lengkap dan tidak mencemarkan lingkungan. Tetapi kalau memang ada aduan dari masyarakat terkait hasil buangan masih bau, itu kan ada tindakan lain dan itu perlu kami lakukan tindakan klarifikasi lebih lanjut,” ujarnya.

NP mengaku baru menjabat tiga minggu sehingga belum mengetahui secara pasti arah pembuangan limbah.

“Saya kan baru menjabat 3 minggu jadi belum tahu arah pembuangannya ke mana, mungkin saya akan turun dan melihat agar tahu arah pembuangannya ke mana. Dari segi fasilitas kami sudah berusaha dan tiap hari selalu kami bersihkan, jika masih ada bau tentu kami akan terus berupaya agar bisa terselesaikan sumbernya,” ucapnya.

Baca Juga :  Fezbet Sloty – Praktyczny Przewodnik po Rejestracji i Bonusach

Atas kondisi tersebut, warga menyampaikan tiga tuntutan tegas:

1.Kepada Pengelola SPPG Tanjung Kesuma 2 Yayasan Ukhuwah agar segera menghentikan pembuangan ke parit warga, memperbaiki kebocoran pipa IPAL, dan bertanggung jawab atas normalisasi sumur warga yang tercemar sesuai amanat UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

2.Kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Timur dan Satpol PP untuk turun ke lokasi melakukan inspeksi mendadak (sidak), mengambil sampel air parit dan air sumur warga untuk uji laboratorium, serta menindak tegas jika terbukti ada pelanggaran baku mutu limbah.

3.Kepada Kepala Desa Tanjung Kesuma dan Camat Purbolinggo untuk memediasi dan memastikan program pemerintah (MBG/SPPG) tidak merugikan kesehatan serta hak warga atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat.

Warga berharap Bupati Lampung Timur dan Badan Gizi Nasional (BGN) ikut mengawasi standar pengelolaan limbah di seluruh SPPG agar kejadian serupa tidak terulang di wilayah lain. (Tim)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum

Eksplorasi konten lain dari halo pagi news

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca