Klik Gambar

Bandarlampung-Halopaginews.com-Pemerintah Kabupaten Lampung Timur kembali menorehkan prestasi. Dalam Executive Meeting Forum yang digelar Lampung Post bersama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung di Swiss-Belhotel Bandar Lampung, Selasa (21/7/2026).
Pemkab Lamtim dinobatkan sebagai Pemerintah Daerah Terbaik dalam Percepatan Pembentukan dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Penghargaan diserahkan langsung kepada Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah yang hadir didampingi Plt. Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Lamtim, Melya Dewi, beserta jajaran.
Bupati Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Ia menyebut capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak dalam mendorong percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Bumi Tuwah Bepadan.
“Alhamdulillah, Lampung Timur mendapatkan penghargaan di bidang Koperasi Desa Merah Putih. Saat ini telah terbentuk sekitar 132 KDMP dan dua koperasi lainnya masih dalam proses. Artinya jumlahnya terus bertambah sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa,” ujar Bupati Ela.
Lebih lanjut, Bupati Ela menjelaskan dari 132 koperasi yang telah terbentuk, sebanyak 10 Koperasi Desa Merah Putih telah beroperasi secara aktif. Sementara sisanya masih dalam tahap persiapan sarana dan prasarana dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Badan Usaha Milik Daerah.
“Kami ingin Koperasi Desa Merah Putih menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di desa. Seluruh potensi akan dikolaborasikan, mulai dari penugasan BUMN untuk kebutuhan pokok, koperasi reguler, koperasi pertanian, hingga gabungan kelompok tani. Semua akan bermuara di KDMP agar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa penguatan koperasi merupakan implementasi nyata sistem ekonomi Pancasila yang berorientasi pada pemerataan kesejahteraan.
“Koperasi adalah instrumen untuk mengembalikan sistem ekonomi yang berpihak kepada rakyat. Melalui Koperasi Desa Merah Putih, nilai tambah hasil pertanian dapat dinikmati masyarakat desa sehingga rantai distribusi lebih pendek, biaya lebih efisien, dan kesejahteraan petani meningkat,” ujar Gubernur.
Gubernur juga menambahkan, Provinsi Lampung memiliki potensi besar sebagai sentra produksi padi, jagung, singkong, kopi, hingga kelapa sawit. Namun panjangnya rantai distribusi selama ini membuat keuntungan petani berkurang.
“Karena itu kami berharap KDMP mampu memperkuat ekonomi desa, memangkas rantai distribusi, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendorong kesejahteraan masyarakat melalui sistem ekonomi yang lebih adil,” tambahnya.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Pemkab Lampung Timur dalam mempercepat pembentukan KDMP sebagai pilar penguatan ekonomi kerakyatan, sekaligus mendukung program strategis nasional untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera. (*)