Adipati Vicon Bersama Camat se-Kabupaten Waykanan

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Waykanan (HPN) – Bupati Waykanan Raden Adipati Surya melakukan Video Conference (Vicon) bersama Camat se-Kabupaten Waykanan terkait penanganan Covid-19. Jum’at (08/05/2020).

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Sekdakab Saipul, Kepala Dinas Kesehatan Anang Risgiyanto, Direktur RSUD Zainal Abidin Pagar Alam dr. Burhan, Kepala Dinas Kominfo Achmad Gantha, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK), Ixuan Akhmadi dan Tim Video Conference Dinas Kominfo Waykanan.

Pada kesempatan itu, Bupati Adipati menyampaikan, bahwa kondisi Covid-19 di Kabupaten Waykanan sudah ada 3 orang yang terkonfirmasi positif dan orang-orang yang sempat kontak dengan yang bersangkutan telah dilakukan Tracking, di data dan dilakukan isolasi.

Bupati Adipati mengatakan, kita
tidak perlu menunggu hasil dari Swab untuk melakukan Rapid Test, kepada semua yang telah kontak dengan orang yang hasilnya Reaktif ketika di tes, supaya cepat di tanggulangi dan dapat ditekan penyebarannya.

“Saya minta bapak/ibu para Camat untuk Proaktif dalam melakukan Tracking di wilayahnya, sehingga dapat diketahui siapa saja yang telah melakukan kontak kepada orang yang hasil tes nya Reaktif, agar dapat segera dilakukan penanganan dan mencegah penyebarannya.” terangnya.

Baca Juga :  Pjs Bupati WK Hadiri Launching Program Kartu Petani Berjaya

Adipati menambahkan, bahwa isolasi akan dilakukan selama 2 kali 14 hari mengingat pada Pasien Kluster Goa yang ada di Way Kanan kemaren sudah melewati masa 14 hari namun hasilnya masih Reaktif.

“Jika yang bersangkutan Rapid Test pertama Non Reaktif dan telah melakukan isolasi selama 14 hari, namun Rapid Test keduanya belum keluar, maka yang bersangkutan belum boleh keluar dan harus tetap melakukan isolasi sampai Rapid Test ke 2 keluar. Yang bersangkutan boleh keluar dari isolasi, setelah 2 kali Rapid Test negatif atau hasil Swabnya negatif.” jelas Adipati.

Bupati juga menyampaikan bahwa saat ini Pasien 01 dan 02 telah dinyatakan sehat dan bebas Covid-19. Sekarang dalam proses pemeriksaan kembali kemudian ketika Pasien 01 dan 02 tersebut telah di pulangkan, maka mereka tetap harus melakukan isolasi selama 14 hari lagi, untuk tidak kontak dengan yang lain.

“Kemudian untuk melakukan Bantuan Sosial (Bansos) yang terkait dengan data miskin, saya minta data tersebut dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat, agar bantuan tersebut dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkannya. Sekali lagi, data tentang warga miskin ini dapat diselesaikan sesegera mungkin dan juga para Kakam, PMK dan Camat agar dapat berkoordinasi dan melakukan Monitoring,serta pemantauan sejauh mana Realisasi dari Dana Desa tersebut, agar Dana tersebut benar di manfaatkan sesuai dengan peruntukan nya.” imbuhnya.

Baca Juga :  Kadis Kominfo Waykanan Vicon Bersama Forum Kadis Kominfo se-Indonesia

Lanjutnya, mengenai bantuan yang akan di berikan kepada masyarakat, hendaknya diberikan dengan cara tidak mengumpulkan banyak orang. Jika peserta nya banyak hal tersebut dapat di antisipasi dengan membuat beberapa titik pengambilan bantuan tersebut, sehingga kegiatan tersebut harus tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

“Adapun kegiatan yang kita lakukan utamakan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19, baik itu di Pasar, Pasilitas Umum, Kantor Pemerintah seperti Kantor Camat dan kegiatan di tempat lainnya, terus menghimbau kepada masyarakat untuk ber Ibadah di rumah, ber Aktifitas di rumah, jaga jarak, rajin cuci tangan dan lain-lain.” tutup Bupati Adipati. (Zainal)

Dilaporkan oleh : Redaksi Halopaginews