LITERASI DIGITAL KABUPATEN LAMPUNG TENGAH – PROVINSI LAMPUNG

Foto, LITERASI DIGITAL KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT,PROVINSI LAMPUNG

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Klik Gambar

Halopaginews.com|jum’at, 10 September 2021, Jam 09.00 WIB,Di masa pandemi yang masih berangsur, pentingnya memahami keterampilan digital bagi pengguna internet. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain TIPS DAN TRICK CARA MEMBUAT KONTEN YANG MENARIK BAGI GENERASI MILENIAL, TIPS MENJAGA KEAMANAN DIGITAL BAGI ANAK-ANAK DI DUNIA MAYA, MEMAHAMI BATASAN DALAM KEBEBASAN BEREKSPRESI DI DUNIA DIGITAL, dan BIJAK DIKOLOM COMMENT.
Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Lampung yaitu, Ir. H. Arinal Djunaid. yang memberikan sambutan pembuka dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.
Webinar membahas tentang KETERAMPILAN DIGITAL DI ERA PANDEMI oleh para narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.
Pembahasan tentang keterampilan dalam dunia digital bisa berupa konten yang menarik bagi generasi milenial. Beberapa jenis platform media sosial seperti, Instagram, TikTok, YouTube, Facebook, dan lain-lain sebagai wadah kreatifitas membuat konten. Dalam pembuatan konten harus menarik dan informatif, kenali target audiens, mempunyai ciri khas, dan konsisten dalam tema. Di masa pandemi memahami batasan dalam kebebasan berekspresi di dunia digital perlu diperhatikan. Batasan dalam kebebasan berekspresi di dunia digital, adalah ketika kita dapat bertindak atau menyampaikan sesuatu tanpa rasa takut tetapi harus sesuai aturan dan norma yang berlaku serta menghargai hak dan kebebasan orang lain. Dalam kebebasan berekspresi penting karena empat hal yakni, kebebasan penting sebagai cara menjamin pemenuhan diri, untuk pencarian kebenaran, agar dapat berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan, memungkinkan masyarakat untuk mencapai stabilitas dan adaptabilitas. Meski begitu, di era milenial ini masih kurang etika para generasi muda, maka diberikan batasan dalam berekspresi. Supaya dapat lebih santun ketika dalam berekspresi. Untuk itu terdapat cara meningkatkan kualitas dalam posting atau unggahan dengan pemikiran yang baik bahwa kita akan memberikan informasi yang penting bagi masyarakat.
Selain pembahasan di atas, terdapat juga tips menjaga keamanan digital bagi anak-anak di media sosial. Generasi alpha terlahir dan besar id Environment crisis disebut juga generasi upgrade, pandemi dan kejahatan cyber,  keamanan  digital suatu upaya melindungi aksesibilitas kepada anak-anak. Kita perlu kenali potensi atau ancaman dalam dunia digital dimana anak berpatisipasi dalam komunikasi berisiko atau membahayakan. Pahami aturan perlindungan anak di dunia digital, berikan pemahaman mengenai moral etika dan budaya di dunia digital, jelaskan tentang privasi dan rekam jejak digital, manfaatkan teknologi fitur perlindungan anak, dan memberikan ruang pada anak untuk berkarya dan mengekpresikan diri dalam batasan untuk anak.

Baca Juga :  SPECTRM Rumus Jitu Kemenparekraf Kembangkan Atraksi Dan Event

Selasa, 26/10/21

Dilaporkan oleh : safril