Hadiri Lokmin, Babinsa Koramil Jabung Mari Bersama Lawan Stunting

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

LAMPUNG TIMUR-(HPN)- Babinsa Koramil 429-14/Jabung Kodim 0429/Lamtim Sertu Budiyono menghadiri acara Lokakarya Mini Lintas Sektoral Triwulan I, Puskesmas Adirejo, Kecamatan Jabung, Rabu (8/2/2023).

Turut hadir Sekcam Jabung, Raden Patah, S.E., Ka UPTD Puskesmas H. Rudiyanto, Kepala KUA Imron Rosadi, S.Ag, pendamping Desa Wiyanto serta segenap tamu undangan.

Lokakarya Mini Lintas Sektoral merupakan suatu pertemuan antar petugas puskesmas dengan sektor terkait untuk meningkatkan kerjasama tim, memantau cakupan pelayanan puskesmas dan membina peran serta masyarakat secara terpadu sehingga dapat meningkatkan fungsi puskesmas.

Ka UPTD Puskesmas H. Rudiyanto menyampaikan, Lokakarya Mini Lintas Sektor yang dilkasanakan sebagai wadah untuk menggali permasalahan bidang kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Adirejo.

Baca Juga :  Lampung Timur Zona Merah, Forkopimda Gelar Rakor Pemberlakuan PPKM Darurat

“Serta untuk mencari solusi dan juga mengkomunikasikan program-program dan kegiatan yang sedang serta akan dilaksanakan oleh Puskesmas maupun dari lintas sektor”, tuturnya.

“Oleh karena itu dengan kerjasama yang maksimal serta terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik antar lintas sektoral bisa memecahkan masalah serta mencari solusi dalam bidang kesehatan,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Babinsa Sertu Budiyono kembali mengingatkan masalah Stunting tetap jadi prioritas bagaimana pencegahannya.

“Stunting atau kerdil pada anak sebagai akibat kekurangan gizi kronis tidak hanya dialami keluarga miskin, namun juga mereka yang berstatus keluarga mampu atau berada. Bahkan Stunting tidak hanya menganggu pertumbuhan fisik, namun juga perkembangan otak”, ujarnya.

Baca Juga :  Forkopimda Lampung Timur Cek Pengamanan di Gereja dan POS PAM

Ini tugas kita bersama, karena salah satu penyebab masih tingginya angka stunting di Indonesia, lanjut Babinsa adalah kurangnya informasi pada masyarakat tentang pentingnya memperhatikan asupan gizi dan kebersihan diri pada ibu hamil dan anak di bawah usia dua tahun.

“Masyarakat kerap memandang sepele soal pemberian makan untuk anak, juga kebersihan diri, termasuk cuci tangan pakai sabun (CTPS), atau efek dari buang air besar (BAB) sembarangan karena enggan menggunakan jamban. Padahal faktor-faktor tersebut sangat berkaitan erat dengan stunting,”pungkas Sertu Budiyono. (Red)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum