PJ Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan, Buka Acara Lounching Kampung Moderasi Beragama di Kampung Ujung Gunung Ilir

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Tulang Bawang – (HPN) – Lampung, Penjabat Bupati Tulang Bawang, Qudrotul Ikhwan, membuka acara Sosialisasi dan Lounching Kampung Moderasi Beragama, di Kampung Ujung Gunung Ilir, Kecamatan Menggala, Tulang bawang pada Rabu (26/7).

Dengan di hadiri oleh kurang lebih 180 peserta dari Kampung Ujung Gunung Ilir kecamatan menggala dan Kampung Tri Tunggal Jaya kecamatan Banjar Margo, termasuk Aparatur Kampung, Kepala Dusun, Ketua RT dan Badan Permusyawatan Kampung, Tokoh Agama, Ketua Ormas Keagamaan, Tokoh Pemuda, Majelis Taklim dan Karang Taruna

Tujuan Kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Kampung Moderasi Beragama ini memberikan informasi dan edukasi tentang moderasi beragama kepada masyarakat.

Juga menyediakan forum konsultasi, dalam bentuk diskusi antar warga dan penguatan pesan keagamaan yang berwawasan inklusif (terbuka).

Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Jalaluddin mengatakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah negara besar dengan keragaman multidimensional, Indonesia memiliki komitmen ikatan dan kesepakatan yang kokoh.

“Setiap daerah khususnya di Kabupaten Tulang Bawang memiliki ragam budaya yang unik dan tersebar diberbagai pelosok, Penduduknya yang majemuk dalam karakteristik dan latar belakang yang berbeda, bersepakat memegang satu konstitusi UUD 1945 dan mendasarkan pada ideologi Pancasila, kondisi ini harus benar-benar kita syukuri. Anugerah keragaman ini bukan tanpa tantangan,” kata Jalaluddin.

Baca Juga :  Temuan BPK, Kejari Terima Pengembalian Uang Anggaran Makan Minum Bupati Lampung Timur

Jalaludin juga menjelaskan Kampung moderasi beragama sejatinya merupakan strategi kebudayaan untuk menjaga implementasi esensi ajaran agama

“Kampung Moderasi Beragama menemukan konteks dan urgensinya. Perspektif moderasi ini tidak saja merespons gejala berlebihan atau ekstrimitas yang sudah terdeteksi, namun juga secara proaktif mengantisipasi berkembangnya sejak dini. Kampung Moderasi beragama sejatinya merupakan strategi kebudayaan untuk menjaga implementasi esensi ajaran agama, mewujudkan kebersamaan berbangsa bernegara dalam damai, merawat keindonesiaan kita, dan memelihara kerukunan warga,”tambahnya.

Masih jalaluddin mengungkan louncing kampung moderasi beragama (KMB) tahun 2023 dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia

“Lounching kampung moderasi beragama (KMB) Tingkat Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2023 pada hari ini Rabu, 26 Juli 2023 di Lapangan Kampung Ujung Gunung Ilir Kecamatan Menggala Lounching Kampung Moderasi Beragama (KMB) ini dilakukan secara serentak pada 1.500 titik diseluruh Indonesia,”ungkapnya.

Dalam kesempatan berbeda Penjabat Bupati Tulang Bawang, Qudrotul Ikhwan, juga mengatakan pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan mendukung atas terbentuknya Kampung Moderasi Beragama di Kabupaten Tulang Bawang yang berlokasi di Kampung Ujung Gunung Ilir Kecamatan Menggala dan Kampung Tri Tunggal Jaya Kecamatan Banjar Margo.

“Saya berharap, Kampung Moderasi Beragama dapat menjadi contoh untuk menumbuhkan gerakan dalam pembinaan kerukunan umat beragama dan menyebarkan pemahaman agama yang moderat, yaitu setia dan cinta NKRI, memperkuat toleransi, anti kekerasan, dan menghormati budaya maupun tradisi setempat,”kata Qudrotul Ikhwan.

Baca Juga :  Tak Terima Diberitakan Pungli, Oknum Pegawai Rutan kelas IIB Menggala Gunakan Pihak Eksternal Ancam Wartawan

Qudrotul juga mengatakan dengan adanya pemahaman yang moderat tersebut, usaha untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis tentu dapat dengan mudah tercapai

“Tentu dengan adanya pemahaman yang moderat ini, akan memudahkan dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis, Keberhasilan program ini bukan hanya tanggungjawab Kemenag saja, untuk itu kita harus berkolaborasi untuk menyukseskan Kampung Moderasi Beragama, terkhusus kepada tokoh agama, saya harapkan saudara dapat terus menjadi tauladan yang baik bagi masyarakat”tambahnya

Terakhir Qudrotul mengatakan menjelang Peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia yang mengusung tema (Terus Melaju untuk Indonesia Maju)

“pada momen ini saya mengajak kepada seluruh hadirin dalam menyambut HUT RI ke-78 untuk dapat memaknai dan mengimplementasikan tema (Terus Melaju Untuk Indonesia Maju) ditengah kehidupan. Keberagaman agama yang dianut oleh masyarakat bukanlah sebuah penghalang untuk kemajuan, mari kita gunakan berbedaan dan keragaman tersebut sebagai tambahan semangat bersama untuk menciptakan Tulang Bawang sebagai Kabupaten β€œUDANG MANIS” (Unggul, Damai, Aman, Nyaman, Guyub, Mandiri, Agamis, Natural, Inovatif, Sejahtera), maupun kemajuan Indonesia pada umumnya,”pungkasnya. (CBR).

Dilaporkan oleh : redaksi Daerah