Jelang Evaluasi SAKIP Dan RB, 3 OPD Metro Masuk Zona Integritas Bersifat Mandiri

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Kota Metro-(HPN)- Jelang Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Reformasi Birokrasi (RB), dan Zona Integritas (ZI) tahun 2023, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menekankan pentingnya hasil evaluasi yang berdampak. Evaluasi SAKIP, RB, dan ZI tidak boleh hanya sekadar menjadi rutinitas tetapi harus bisa memunculkan perubahan.

β€œSesuai dengan arahan Presiden dan agar hasil evaluasi lebih berdampak, maka fokus evaluasi AKIP 2023 akan lebih menekankan pada upaya penanganan kemiskinan ekstrem,” ungkapnya saat memberikan arahan pada Entry Meeting Evaluasi SAKIP, RB, dan ZI 2023, di Jakarta, Rabu (02/08/2023).

Menteri Anas juga menyoroti evaluasi ZI yang kini mengedepankan pada efektifitas pengendalian internal dalam mengenali potensi risiko integritas, risiko terkait pencapaian kinerja utama, serta adanya perbaikan pelayanan publik. Ia berharap agar proses evaluasi bisa dijalankan dengan penuh integritas, amanah, dan ikhlas agar hasilnya optimal.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB Erwan Agus Purwanto menjelaskan, evaluasi tahunan ini merupakan upaya menilai perkembangan pelaksanaan reformasi birokrasi, dan akuntabilitas kinerja, dan zona integritas (assess) serta memberikan saran perbaikan percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi dan akuntabilitas kinerja (assist).

Foto, Istimewa
Foto, Istimewa

Mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada ini menyebut ada empat fokus evaluasi SAKIP 2023. Pertama, efektifitas penggunaan APBN/APBD yang dilakukan instansi pemerintah. Fokus kedua, penjenjangan kinerja untuk memastikan setiap unit kerja dan individu memiliki kinerja dan kontribusi yang jelas dan terukur bagi organisasi.

β€œFokus ketiga dan keempat adalah memastikan program dan kegiatan berdampak pada pencapaian tujuan/sasaran strategis organisasi serta pelaksanaan evaluasi internal,” ungkap Erwan.

Baca Juga :  Walikota Metro Wahdi Siradjuddin Menjadi Narasumber FGD Bahas Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu

Terkait evaluasi RB, Erwan menjabarkan tahun ini evaluasi akan menggunakan pedoman yang baru. Pedoman ini tengah dibahas dan akan segera disosialisasikan.

Fokus evaluasi RB sendiri terbagi menjadi dua, yaitu RB General dan RB Tematik. Pada RB General akan dinilai kemajuan perbaikan tata kelola di internal kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Sementara RB tematik akan dinilai sejauh mana perbaikan tata kelola yang dilakukan dapat memberikan dampak nyata kepada masyarakat.

Menutup arahannya, Erwan berpesan agar seluruh instansi yang terlibat dalam evaluasi dapat konsisten dan berkomitmen tinggi memberikan data-data yang diperlukan evaluator. β€œKami berharap, Bapak/Ibu sekalian akan memberikan informasi yang sejelas-jelasnya dan sejujurnya pada evaluator agar evaluasi dapat berjalan sesuai yang kita harapkan,” tandasnya

Kepala Bagian Organisasi, Zaki Mubarok memaparkan bahwa Kota Metro sedang berproses, untuk tahapan awal penilaian SAKIP 2023 adalah evaluasi penilaian dari angka mutu yang sudah diinput, lalu sampai tanggal 31 Juli masing-masing OPD telah menyampaikan data dukung SAKIP ke dalam aplikasi Menpan RB dan membuat paparan pelaksanaan SAKIP selama tahun 2022 dan matriks tindak lanjut dari hasil evaluasi Inspektorat, hal ini disampaikan pada saat mengikuti evaluasi SAKIP secara virtual di OR Setda Kota Metro.

Seperti gambaran diatas,nilai SAKIP kita naik terus tetapi hanya sekian persen dari di 2021 kita diangka 67,9 di 2022 di angka 68,04 persen,untuk menuju BB kita butuh 1,8 persen,tidak mudah untuk dicatat tetapi kita butuh dukungan dan perubahan signifikan dari Pemkot untuk pemenuhan data dukung SAKIP RB,”papar Zaki.

Beliau juga mengatakan bahwa dalam E-SAKIP 2022 dari Menpan ada beberapa catatan sudah dihubungkan dengan beberapa OPD dan ada 11 rekomendasi untuk SAKIP yang sudah ditindaklanjuti berupa catatan dari OPD termasuk perencanaan.

Baca Juga :  HUT Bhayangkara Ke-75, Kota Metro Raih PPKM Skala Mikro Terbaik

Terdapat gambaran bahwa AKIP sangat sangat baik pada 2/3 unit kerja baik pada klaster utama maupun pendukung.

Akuntabilitas yang sangat baik ditandai dengan mulai terwujudnya efisiensi penggunaan anggaran dalam mencapai kinerja ,memiliki sistem manajemen kinerja yang andal dan berbasis teknologi informasi.

Zaki juga menyatakan bahwa nilai SAKIP di Kota Metro masih tertinggi di Provinsi Lampung dan ia pun meminta untuk OPD untuk tidak berpuas diri. β€œNilai RB dan SAKIP secara huruf dan angka mutu masih tertinggi di Provinsi Lampung,tetapi untuk beberapa Kabupaten Kota sudah ada perkembangan yang baik seperti Lampung Barat,Tulang Bawang,Pringsewu dan Pesawaran,kita jangan berpuas diri karena nilai AKIP internal terus naik,” ujarnya.

Pada bulan April 2023,ada 14 OPD yang masuk di Zona Integritas dengan penilaian bersifat mandiri menggunakan lembar kerja yang disediakan oleh Menpan dan hanya 3 OPD di Kota Metro yang lulus dengan catatan masih ada dokumen yang harus dipenuhi diantaranya yaitu Puskesmas Yosomulyo,Puskesmas Ganjar agung dan Puskesmas Karang Rejo.

β€œSaat ini kami sedang menunggu informasi dari Menpan RB dan apabila tiga Puskesmas ini lolos akan mengikuti alur berikutnya. Pada catatan penting penilaian mandiri zona integritas adanya perubahan pola penilaian,setiap OPD yang diusulkan harus membuat survei diantaranya penilaian kepuasan pelanggan konsumen, kedepan kami kembalikan menyurati seluruh OPD terutama yang melayani masyarakat langsung sehingga data survey tersebut sudah tersedia,” ucapnya. (ADV)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum