Dukung Hanpangan Dan Hewani, Babinsa Hadiri Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Timur-(HPN)- Bintara Pembina Desa (BABINSA) Koramil 429-07/Pekalongan Kodim 0429/Lamtim Serma Budi Santoso menghadiri kegiatan pelatihan pembuatan (pakan) pelet ikan dalam rangka ketahanan pangan dan hewani, di Desa Adirejo, Kecamatan Pekalongan, Kab. Lampung Timur, Jum’at (17/11/2023).

Kegiatan turut dihadiri oleh, Camat Pekalongan Slamet Hariyanto, S.E, Kades Adirejo Danar Subekti, Bhabinkamtibmas, serta para peternak ikan desa Adirejo.

Selaku pemateri dari Dinas Perikanan Kecamatan Pekalongan, Udi menjelaskan pembuatan pakan mandiri sangat simpel karena menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan.

“Bahanya cukup sederhana mudah didapat serta bernilai ekonomis, seperti dedak katul, sampah ikan asin, daun pepaya, daun tales serta daun singkong serta untuk perekat cukup ditambahkan tepung aci dan air”,ungkapnya.

Baca Juga :  Olahraga Bersama Kodim 0429/Lamtim, Polres dan Pemda Lamtim

Lebih lanjut ia menjelaskan, kandungan protein pakan ikan berbeda beda untuk setiap ikanya, komposisinya harus tepat, serta dalam pembuatanya ada langkah langkah yang benar. Jika asal asalan maka kualitas pakan ikan yang dibuat tidak maksimal.

“Sebagai contoh ikan lele kebutuhan proteinya berbeda dengan ikan nila dimana ikan lele kebutuhan protein minimal 30% sedang ikan nilai 20% saja sudah cukup”,tandasnya.

Sementara, Babinsa Serma Budi Santoso berharap, pemenuhan pakan perikanan berkualitas dan murah menjadi pendorong para pembudidaya ikan di Kecamatan Pekalongan dapat meningkatkan hasil produksinya.

Baca Juga :  Dandim 0429/Lamtim Pimpin Upacara Wisuda Purnawira Dan Korps Raport Pindah Satuan

“Pembuatan pakan mandiri harus bersumber dari pakan lokal, tanpa harus mengurangi kualitas pakan itu sendiri. Dengan demikian ongkos produksinya dapat lebih efisien”, kata Babinsa.

Dengan menggunakan pakan mandiri, lanjut Serma Budi, “keuntungan yang diperoleh pembudidaya semakin meningkat karena biaya produksi yang dikeluarkan semakin rendah. Hal ini juga diharapkan dapat terus diminati pembudidaya dan berkontribusi pada produksi perikanan nasional”, pungkasnya. (Red)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum