Great Indonesia Kontribusi GGF Dalam Menurunkan Prevelensi Stunting di Kabupaten Lampung Tengah

| ๐•ฟ๐–Š๐–—๐–Ž๐–’๐–†๐–๐–†๐–˜๐–Ž๐– ๐•ต๐–†๐–‰๐–Ž ๐•ป๐–Š๐–’๐–‡๐–†๐–ˆ๐–† ๐•พ๐–Š๐–™๐–Ž๐–†.

Klik Gambar

LAMPUNG TENGAH (HPN) โ€“ Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan prevelensi penurunan stunting dibawah angka 14 persen pada tahun 2024. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Yulianto menyatakan optimis bahwa Lampung akan mampu mencapai target tersebut, Jum’at (2/2/24).

Pada peringatan Hari Gizi Nasional ke 64 yang diadakan di Auditorium Poltekes Tanjungkarang pada Jumat 26 Januari 2024. Provinsi Lampung saat ini masuk tiga besar secara nasional sebagai provinsi dengan angka stunting terendah. Pada 2019 lalu angka stunting di provinsi ini berada pada angka 26,26 persen, namun pada tahun 2022 Lampung bisa memperbaiki menjadi 15,2 persen.

Stunting merupakan salah satu permasalahan malnutrisi di Indonesia yang menyebabkan keterlambatan tumbuh kembang pada anak yang diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Great Giant Foods (GGF) sebagai brandย entityย yang memproduksi kluster makanan sehat berupa buah-buahan berkualitas, makanan tinggi protein seperti daging dan susu, berupaya berkontribusi menekan angka stunting di Provinsi Lampung melalui upaya Program Corporate Social Responsibility (CSR) Great Indonesia.

Melalui Program Great Indonesia perusahaan berkomitmen untuk menutrisi masyarakat melalui produk yang dihasilkan. Program ini adalah wujud program kolaborasi yang dilakukan antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat dalam upaya menurunkan prevelensi angka stunting.

Program ini telah berjalan selama 4 tahun (2019-2023), dan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap penanganan tengkes yang ada di Provinsi Lampung. Program pencegahan stunting yang diinisiasi oleh Great Giant Foods (GGF) sebagai elaborasi dari visi perusahaan โ€œNourishing Peopleโ€™s Lives with Quality Food Produce in Sustainable and Innovative Wayโ€ dilakukan sejak tahun 2019 bersama dengan para pihak / stakeholders terkait diantaranya dengan pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, kader masyarakat dan juga pihak non-Government Organization.

Baca Juga :  Wakapolres Asahan Pimpin Upacara HKN Tingkat Kabupaten

Adapun program ini dimulai dari tahun 2019 hingga 2023 telah dijalankan di 12 Desa Di Kabupaten Lampung Tengah dan total penerima manfaat hingga 4.400 orang.

Program ini dilakukan dengan 3 pendekatan sub program diantaranya pola makan, pola asuh dan sanitasi serta penerapan kawasan Rumah Pangan Lestari (RPL) dan sosialisasi. Adapun selama program berjalan perusahaan sudah menyerahkan kurang lebih sekitar 8 ton buah pisang serta sekitar 8000 liter susu segar kepada penerima manfaat.

Selain itu berbagai upaya yang diberikan perusahaan dalam berkontribusi untuk menjalankan strategi penurunan angka stunting dengan melakukan pelatihan atauย training of trainee (ToT)ย kepada kader yang terdiri dari kader kesehatan, kader sekolah dan kader desa yang diharapkan para kader ini akan menjadi perpanjangan tangan implementasi program dan menyebarkan pengetahuan terkait pencegahan stunting yang ada di masyarakat.

Proses monitoring dan evaluasi juga dilaksanakan pada setiap bulan dengan mengamati keberlangsungan kegiatan dan juga presentase progres dari hasil yang diharapkan.

Baca Juga :  Kapolres Mentawai menjadi Duta Satgas Nusantara

Berdasarakan program yang dijalankan tersebut dampak yang dihasilkan diantaranya mampu menambah tinggi dan berat badan anak-anak dengan rata-rata peningkatan 0,7 Kg dan 3 cm meter.

Hal ini merupakan upaya dalam membantu Kabupaten Lampung Tengah dalam rangka menurunkan prevelancy tengkes yang pada tahun 2013 menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) prevalency stunting pada angka 52,68 % hingga tahun 2022 prevalency stunting di kabupaten ini menurut data Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) hanya tinggal 8,7%. Hal ini menjadi sebuah capaian yang patut dibanggakan mengingat stunting adalah masalah utama malnutrisi anak di Indonesia dan penanggulangan masalah ini masuk kedalam rencana strategis pemerintah secara nasional.

Apresiasi pada implementasi kegiatan ini melalui Lembaga Pemerhati Hak Perempuan dan Anak (LPHPA) Provinsi Lampung memberikan apresiasi kepada Great Giant Foods (GGF) sebagai perusahaan yang memenuhi 12 indikator responsif dalam mendukung pemerintah khususnya di Kabupaten Lampung Tengah sebagai Kabupaten Layak Anak.

Melalui adanya program kolaborasi yang dilakukan oleh GGF bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam berpartisipasi penurunan angka stunting diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya ibu dan anak. (Red)

Dilaporkan oleh : redaksi Umum