Menjelang Idul Fitri, Gas Elpiji 3Kg Untuk Masyarakat Miskin Menghilang!! Ini Keluhnya Warga Lamtim

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com- Sebagian masyarakat Lampung Timur menjerit dengan kelangkaan Gas di setiap menjelang lebaran di hari raya Idul Fitri seperti sekarang, Kamis (04/04/2024).

Hal tersebut dikatakan Sri ibu rumah tangga warga Desa Mataram Baru saat dikonfirmasi Wartawan menuturkan, entah kenapa setiap menjelang lebaran Gas 3 kilo yang ada tulisannya hanya untuk masyarakat miskin selalu susah dan langka buat mendapatkan tabung gas elpiji melon tersebut.

Lebih lanjut, Sri juga mengatakan sebenarnya kita masyarakat ini sudah tau bahwa, gas elpiji dalam bentuk tabung melon itu bersubsidi diperuntukan masyarakat kecil dan menengah,”katanya.

Tapi mengapa menghilang seperti sudah ada permainan dari kalangan atas dan disembunyikan oleh para oknum pengusaha, jika adapun gas harganya mahal berbeda dengan wilayah lainnya tidak seperti di Lampung Timur,

Baca Juga :  Bupati Lampung Timur, Sambut Musyawarah Majelis Jemaat ke-67 di GKSBS Sukadana Desa Muara Jaya

Mengapa hanya di Lampung Timur dan seputaran wilayah Kecamatan Mataram Baru dan Bandar Sribhawono saja. Harga Gas bisa meroket, melambung tinggi tidak sesuai dengan harga yang telah dianjurkan pemerintah,”ucapnya.

Mengapa, itu. Hanya terjadi disini khususnya di Lampung Timur, kalau di wilayah Lampung Selatan harga gas tetap 20 ribu, sedangkan di Mataram Baru sekarang di warung mencapai 30 ribu bahkan lebih, kenapa bisa terjadi seperti ini.Biasanya harga cuma 23 sampai 25 ribu saja dan sekarang susah didapat dengan harga segitu.

Baca Juga :  Curat di Kolam Renang, DS di Tangkap Tekab 308 Polres Lampung Timur

Sri berharap Mugo-mugo AE Pemerintah Daerah dan instansi terkait melakukan sidak dan Operasi di pasar-pasar khususnya agen penjual tabung gas melon tersebut.

Sebenarnya saya manut dan ikut aja dengan harga biasanya yang saya beli 23 ribu sampai 25 ribu tidak apa apa, asalkan barangnya ada itu gas elpiji 3 kilo namun saat ini susah carinya,”ungkapnya.

Tak hanya itu saja, masyarakat di wilayah kecamatan way bungur mengalami hal yang sama. Kesulitan dengan keluhan terkait susahnya mencari Gas Elpiji Tabung 3Kg Bersubsidi akan tetapi ketika ada pun harganya sudah naik hingga 25-30 ribu. (Red)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum