Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com- Pembangunan preservasi ruas Jalan Braja Sakti menuju Sriminosari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, sudah mulai dikerjakan oleh pihak kontraktor.
Pantauan di lapangan, Jumat (16/10/2026), pekerjaan preservasi jalan tersebut saat ini memasuki tahap pembangunan rigid beton dan pemadatan badan jalan untuk persiapan pengaspalan.
Pembangunan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Timur Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp55.314.240.347,42. Waktu pelaksanaan selama 105 hari kalender, dengan konsultan pengawas PT Perisai Gading Perkasa dan kontraktor pelaksana PT Karang Baru Pratama.
Namun, terkait panjang ruas jalan yang akan dibangun rigid beton maupun yang diaspal belum diketahui secara rinci. Pihak pengawas di lapangan belum bersedia memberikan keterangan terkait capaian realisasi pekerjaan yang sudah dikerjakan kontraktor.
Warga Apresiasi, Jalan Rusak 5 Tahun Akhirnya Diperbaiki

Salah satu warga Desa Braja Indah, Untung Supriadi, mengaku senang dengan dimulainya pembangunan jalan tersebut. Pasalnya, kondisi jalan rusak sudah dirasakan warga cukup lama.
“Saya merasa senang sekali karena jalan sudah diperbaiki oleh Pemerintah, karena jalan di sini rusak sudah cukup lama,” ujar Untung.
Menurutnya, kerusakan jalan dari Braja Indah menuju Jepara sudah terjadi sekitar lima tahun. Kondisi tersebut membuat waktu tempuh perjalanan menjadi lebih lama.
“Jalan rusak ini sudah cukup lama, kurang lebih sudah ada lima tahunan, dari Braja Indah menuju Jepara. Kalau ditempuh waktu perjalanan sampai setengah jam dari sini,” katanya.
Ia berharap pembangunan jalan tersebut dikerjakan dengan kualitas terbaik agar hasilnya awet dan dapat dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang oleh masyarakat.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Lampung Timur yang telah membangun jalan dan mendengarkan keluhan masyarakat terkait jalan rusak yang sudah bertahun-tahun. Saat ini sudah dibangun oleh Pemerintah,” paparnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengawas maupun kontraktor terkait progres rinci pembangunan rigid beton dan aspal dari Braja Sakti menuju Sriminosari. (Tim/SMSI)