Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com-Kekerasan seksual diduga dilakukan oleh AMK alias Khr (27) warga Kecamatan Sukadana terhadap AO tetangganya pada Senin, 27 Oktober 2025 sekitar jam 00.40 WIB.
Perlawanan, teriakan dan amarah terguncang akibat tindakan Pelaku terhadap dirinya membuat Pelaku panik, akhirnya Pelaku berpamitan sebelum pergi keluar dari kamar Korban.
“Ya Tu, K..h…r Pergi,” ujar AO sebagai Korban menirukan ucapan AMK alias Khr sebagai Pelaku.
Setelah Pelaku pergi, dengan perasaan takut dan menangis Korban langsung menghubungi IJ suaminya dan LC istri MK serta RK orangtuanya.
Menerima telpon dari AO istrinya, IJ suami AO langsung bergegas pulang, namun apes sepeda motornya rusak ketika sedang dalam perjalanan.
Lalu, IJ berjalan kerumah AMK untuk minta diantarkan pulang kerumah sebab IJ belum mengetahui siapa pelaku tindakan kekerasan seksual terhadap istrinya.
Namun AMK, Rby ibunya dan HN istrinya tidak ada yang bangun untuk menemui tamu ketika didatangi dan dipanggil-panggil berulang kali oleh IJ.
“Ditelpon istri saya cepat pulang, diperjalanan motor rusak. Saya jalan kaki kerumah Kohar minta anter pulang, tapi dipanggil-panggil ketiganya nggak ada yang bangun,” ungkap IJ suami AO sebagai Korban.
Akhirnya, IJ mendatangi AA alias Aliyong anggota Linmas Desa setempat untuk minta diantarkan pulang, setibanya dirumah tampak AA dan MK tetangganya telah datang terlebih dulu.
IJ ditemani AA alias Aliyong masuk dalam rumah dan langsung menanyakan istrinya, apa yang telah terjadi, lalu AO menjawab ada orang yang masuk kedalam kamar dan pelakunya adalah AMK alias Khr.
“Akhirnya, Saya minta anter pulang sama Aliyong anggota Linmas, sampe dirumah nanya istri, kata istri ada yang masuk, (siapa pelakunya) Kohar,”katanya.
Mendengar perihal itu, IJ suami AO minta bantuan Aliyong untuk mengkroscek keberadaan AMK alias Khr dirumahnya yang diduga telah melakukan kekerasan seksual terhadap AO istrinya.
Tapi sudah berulangkali Aliyong memanggil tapi AMK, Rbh ibunya dan HN istrinya diantara mereka bertiga tidak seorangpun ada yang bangun sama halnya seperti saat pertama kalinya didatangi oleh IJ.
“(IJ suami AO) Dia minta tolong cek Kohar ada dirumahnya nggak, Saya langsung kerumah Kohar, 4-5 kali Saya panggil nggak ada jawaban,”Terang anggota Linmas itu.
Sekembalinya Aliyong dari rumah AMK, tiba-tiba AMK sudah ada didepan pekarangan rumah IJ yang sedang dimarahi oleh IJ, akhirnya keduanya dilerai oleh AA.
“Saya kerumah (IJ suami AO), Kohar udah ada didepan rumah dengan keadaan Kohar sudah dimarahin terus saya tenangin kedua belah pihak,”Jelas Aliyong.
Mendengar kabar kakaknya, AHU adik kandung AO menghubungi AMK alias Khr sahabatnya untuk minta bantuan agar AMK membantu kakaknya yang telah diganggu orang didalam kamarnya.
“Saya nelpon nggak diangkat, dua menit kemudian dia nelpon balik, kata saya tolong liat ratunya diganggu orang dirumah, ya nanti saya kesana,” tutur AHU meniru ucapan AMK pada Senin, 27 Oktober 2025 jam 00.54 WIB.
AHU mendengar suara perempuan sewaktu menelpon AMK alias Khr, AHU menduga itu adalah suara Rbh orangtuanya sebab AHU mengenali suara HN istrinya.
“Ada suara perempuan waktu saya nelpon, mungkin itu suara emaknya sebab saya tau kalau suara istrinya karena istrinya temenku sekolah,”katanya.
AHU belum tau bila AMK diduga Pelakunya sama halnya seperti IJ yang juga belum tau bila AMK diduga pelaku kekerasan seksual terhadap AO istrinya.
Ketika IJ suami Korban bertanya kepada AMK, dimana HN istrinya malam itu, AMK mengaku dirumah mertuanya dan Rbh ibunya mengaku menantunya ada dirumah, jelas keterangan keduanya berbeda.
Pertanyaannya, kemana AMK alias Khr sesudah melakukan kekerasan seksual terhadap AO sebab dua kali didatangi dirumah tidak ada yang menemui
Siapakah perempuan yang bersama dengan AMK alias Khr yang suaranya terdengar oleh AHU saat menelpon karena AHU belum mengetahui siapa Pelakunya.
Saat dikonfirmasi untuk yang kedua kalinya pada Minggu, 14 Desember 2024 jam 03.10 WIB, hingga berita ini dikirimkan AMK alias Khr tidak memberikan konfirmasi balasan. (RK/TIM)