Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com- Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 mulai dikerjakan di Desa Karya Tani, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.
Kegiatan ini bersumber dari dana APBN 2026 senilai Rp195.000.000,- dan dilaksanakan secara swakelola oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tani Jaya. Program ini tidak dipihakketigakan.
Ketua P3A Tani Jaya Desa Karya Tani, Dwi Hariyadi mengatakan, pekerjaan peningkatan jaringan irigasi saat ini sudah mencapai sekitar 75 persen.
“Program P3A irigasi ini sudah berjalan. Saat ini sudah sekitar 75% tahap pencetakan. Ukuran cetakan 50 cm, dinding 70 cm. Hari ini sudah tercetak sekitar 2.600 keping. Galian irigasi sedalam 70 cm dengan panjang 591 meter yang dibagi di 2 titik di Dusun III,” ujarnya kepada media, Selasa (27/7/26).

Ia merinci, jumlah pekerja yang terlibat sebanyak 15 orang. Upah untuk tukang Rp150.000 per hari dan kuli Rp120.000 per hari. Untuk tahap pemasangan paving blok saluran irigasi akan dilakukan setelah musim panen selesai.
“Harapan kami ke depan bisa kembali mendapatkan program P3A. Adanya program ini sangat bermanfaat dan membantu pengairan untuk para petani sawah,” tutupnya.
Apresiasi juga datang dari warga dan pemerintah desa. Sujito, warga sekaligus Petani Desa Karya Tani mengatakan program ini sangat membantu para petani.

“Program pembangunan ini sangat membantu sekali buat para petani, khususnya masyarakat umumnya. Karena dapat memperlancar saluran air milik petani,” ujar Sujito.
Ia berharap ke depannya semoga pembangunan seperti ini dapat dilanjutkan kembali, karena jalur-jalur ini masih banyak yang belum terealisasi untuk pembangunan saluran air,” ucapnya.
Sementara itu, Haji Nuryadi, Kepala Desa Karya Tani, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah menyalurkan aspirasi untuk warga petani.

“Saluran irigasi paving block sepanjang kurang lebih 591 meter ini terletak di dua titik. Harapan saya ke depannya, mudah-mudahan dengan luas area pertanian kurang lebih 600 hektare ini bisa terealisasi setiap tahunnya,” kata Nuryadi kepada media halopaginews.com
Nuryadi menjelaskan, program ini sangat memfasilitasi petani di desanya untuk meningkatkan hasil pertanian, khususnya pertanian sawah.
“Program ini sangat memfasilitasi bagi petani desa kami untuk meningkatkan hasil pertanian di Desa Karya Tani, khususnya pertanian sawah, dan warga sangat terbantu,” jelasnya.
“Harapannya ke depan, di setiap tahunnya bisa mendapatkan program seperti ini kembali untuk meningkatkan hasil pertanian di desa kami, khususnya petani pertanian sawah,” pungkasnya. (ADV)