Ketua SMSI: Miris Melihat Gedung DPRD Tulang Bawang, Atap Dan Plafon Ambruk

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Klik Gambar

Tulang Bawang-Halopaginews com-(SMSI)-Menyambut Hari Kemerdekaan RI Ke-80, kantor DPRD Tulang Bwang dirias untuk dijadikan tempat Sidang Paripurna besok pagi mendengarkan pidato Presiden, kemerdekaan ini rasanya belum layak disematkan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang tidak mempunyai ruangan komisi karena ruangan kerja atap dan Plafon ambruk.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Tulang Bwang, Abdul Rohman perihatin melihat gedung DPRD ruangan komisi yang atap dan plafon nya ambruk sudah bertahun lamanya belum juga ada solusi untuk memperbaiki nya.

“Bagaimana wakil rakyat bisa bekerja maksimal jika tempat bekerja wakil rakyat di huni oleh sarang kelelawar, miris nya pada saat kantor lama DPRD yang berada di komplek Pemda juga kejadian serupa kelelawar bersarang. Anehnya saat eks kantor DPRD berubah menjadi Kantor POL-PP kelelawar ikut pindah ke kantor DPRD yang baru,” terang Abdul Rohman.

Lanjut Abdul Rohman kemerdekaan itu belum hadir di kantor megah dewan perwakilan rakyat daerah Tulang Bawang, dengan Branding yang dipilih yakni Kabupaten Udang Manis. Udang manis sendiri memiliki kepanjangan: unggul, damai, nyaman, guyub, mandiri, agamis, natural, inovatif dan sejahtera.

Baca Juga :  Tekab 308 Polres Metro Tangkap Pelaku Pengeroyokan Hingga Korban Meninggal Dunia

“Bagai mana mau memperjuangkan aspirasi masyarakat, sedangkan memperjuangkan kantor DPRD saja belum bisa terakomodir. Selain rehab kantor DPRD, tentunya harus dicarikan solusi bagaimana sarang kelelawar bisa di usir dari gedung dewan yang terhormat,” terang Abdul Rohman.

Lebih jauh dikatakan Abdul Rohman, bau kotoran kelelawar sangat menyengat saat kita masuk di kantor DPRD Tulang Bawang, kondisi ini disebabkan ratusan kelelawar yang bersarang di atap gedung DPRD Tulang Bawang.

“Kondisi ini mengakibatkan kotoran kelelawar jatuh ke plafon hingga plafon ambruk. Lokasi plafon yang ambruk itu dulunya merupakan ruangan komisi DPRD Tulangbawang. Karena plafon dihinggapi kelelawar, ruang komisi akhirnya dipindahkan ke sisi kanan gedung DPRD, di gabung dengan ruangan fraksi,” kata Abdul Rohman.

Baca Juga :  Mantan Kapolda Lampung Edward Syah Pernong, Mengapresiasi Kinerja Polda Lampung

Terpisah Puncak Setiawan Sekretaris DPRD Kabupaten Tulang Bawang, mengucapkan terima kasih atas masukan dari rekan-rekan media, gedung itu merupakan bagian dari kantor DPRD dan kami sudah berkoordinasi dengan membuat usulan rehab kepada Dinas PUPR Tulang Bawang dan sudah dianggarkan melalui APBD Tahun 2025.

“Tapi sepertinya info lebih lanjut masih belum dapat dilaksanakan rehab kantor ruang Komisi DPRD Tulang Bawang, yang sudah ambruk, karena keterbatasan anggaran. Lebih detail bisa konfirmasi melalui dinas terkait,” terang Puncak Setiawan kepada wartawan ini, Kamis 14 Agustus 2025.

Sekretaris Dinas PUPR Tulang Bawang Ferdi, membenarkan apa yang disampaikan oleh Puncak Setiawan sebagai Sekretaris DPRD Tulang Bawang terkait rehab kantor DPRD yang ambruk.

“Kak yow puun (Benar sekali)…. lak dapok (Belum dapat) di lanjutkan karena kondisi sekarang efisiensi anggaran,” terang Ferdi Sekretaris PUPR kepada wartawan ini. (red)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum

Eksplorasi konten lain dari halo pagi news

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca