Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com- Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menyambut baik Kick Off Penyelenggaraan Layanan Terpadu Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Responsif Gender (Migrant Worker Resources Center/MRC).
Kegiatan yang berlangsung di Sukadana, Lampung Timur, Kamis (24/9/2026) tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Rumah Pekerja Migran, Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Project PROTECT.
Project PROTECT sendiri merupakan program Protection of the Rights of Women and Girls from Gender-Based Violence yang diimplementasikan bersama UNICEF dan UNODC dan didanai Uni Eropa.
Dalam sambutannya, Bupati Ela Siti Nuryamah, menyampaikan kebahagiaan sebagai tuan rumah atas terselenggaranya agenda besar perlindungan pekerja migran tersebut.

“Selamat datang, kebahagiaan tak terhingga sebagai tuan rumah Kabupaten Lampung Timur dengan hadirnya agenda sebesar ini, kolaborasi dengan RPP dan Mal Pelayanan Publik dalam rangka menuntaskan perlindungan,” ujar Bupati Ela.
Bupati Ela juga memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang terlibat. Menurutnya, perlindungan pekerja migran tidak bisa dikerjakan sendiri.
“Saya apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder yang bergabung, karena kalau sendirian tidak mungkin ini terlaksana. Terutama Solidaritas Perempuan, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, dinas terkait perlindungan migran, dan seluruh pihak yang membantu agenda ini,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan fakta bahwa Lampung Timur merupakan daerah pengirim Pekerja Migran Indonesia (PMI) terbesar.

“Menurut data, mungkin kemarin pas Covid agak low, tapi setelah Covid pengiriman pekerja meningkat. Dan betul datanya, Lampung Timur nomor 1 di Provinsi Lampung dan masuk 10 besar kabupaten se-Indonesia sebagai pengirim pekerja migran, sampai dapat penghargaan di Kementerian Desa,” ungkapnya.
Pemkab Lampung Timur berkomitmen memperkuat sinergi perlindungan PMI secara menyeluruh, mulai dari pra-keberangkatan, saat bekerja di luar negeri, hingga purna,”pungkasnya. (EW)