Nelayan Bagan Harapkan Pol Airud Tangkap Pelaku Nelayan Garuk Kerang

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com- Nelayan tradisional atau disebut nelayan bagan Desa Sukorahayu dan Margasari mengeluhkan adanya aktivitas nelayan garuk kerang yang masuk wilayah zona nelayan bagan dan menimbulkan gesekan sesama nelayan di Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, Minggu (03/05/2026).

Pasca adanya nelayan garuk kerang yang masuk ke zona wilayah nelayan bagan menimbulkan dampak keresahan yang panjang buat nelayan bagan hingga menyebabkan gesekan antar nelayan saat dilaut mencari hasil tangkapanya.

Nelayan bagan berharap kepada aparat penegak hukum yang membidangi agar menangkap pelaku nelayan garuk kerang supaya jera, dan tidak lagi masuk zona wilayah nelayan bagan yang berimbas menimbulkan keributan antar nelayan.

Sebelumnya nelayan garuk kerang sudah sepakat bikin perjanjian tidak mengulangi, akan tetapi faktanya kasus yang sama terulang lagi masih melanggar kesepakatan yang sudah disepakati pada waktu dulu setelah terjadi gesekan antar nelayan.

Samino (37) tahun nelayan bagan asal Desa Sukorahayu dalam wawaranya mengatakan, garuk kerang ini sudah meresahkan nelayan bagan karena masuk zona wilayah nelayan bagan, dan berimbas nelayan bagan tidak mendapatkan hasil yang bagus.

Baca Juga :  Apel Gelar Ops Lilin Krakatau 2025, Sinergi TNI Polri Siap Amankan Nataru

Harapannya kepada nelayan garuk kerang kalau mau aktivitas kerja jangan mendekati nelayan bagan supaya tidak menimbulkan gesekan karena sudah ada kesepakatan berapa mil dari nelayan bagan. Tetapi masih dilanggar oleh nelayan garuk kerang, “Kata Samino kepada BumiOne.com.

Samino sebagai nelayan tradisional atau nelayan bagan memergoki nelayan garuk kerang bekerja di wilayah zona nelayan bagan, akhirnya menimbulkan gesekan seperti ini. Karena garuk kerang ini merusak ekosistem laut kalau bisa ditutup saja.

Berharap kepada Polairud mendengar keluhan nelayan bagan atau menangkap pelaku nelayan garuk kerang yang masuk ke zona nelayan bagan. Tujuannya supaya nelayan garuk kerang ini jera tidak mengulangi lagi seperti ini, “Pinta Samino.

Sementara Hasan Ubaidilah ketua kelompok pengawas nelayan Margasari menerangkan, tuntutan nelayan bagan kepada nelayan garuk kerang simple tidak boleh masuk di wilayah zona nelayan bagan kalau tidak mau menimbulkan gesekan.

Karena sudah terulang kembali dengan kasus yang sama seperti ini dan selalu bikin kesepakatan tetapi masih dilanggar maka nelayan bagan menegaskan nelayan garuk kerang tidak boleh beroperasi lagi di wilayah zona nelayan bagan,”Kata Hasan perwakilan nelayan bagan.

Baca Juga :  Kodim 0429/Lamtim Ikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Secara Virtual

Hasan menegaskan, kalaupun nelayan garuk kerang memaksa masuk di zona nelayan bagan agar pihak aparat penegak hukum seperti Pol Airud dan yang membidanginya segera menangkap pelaku nelayan garuk kerang karena sudah meresahkan nelayan bagan.

Bagi nelayan garuk terang yang melanggar tidak sesuai dengan kebutuhan kementerian dan kelautan agar memberikan sanksi-sanksi penegasan yang tegas seperti penangkapan supaya nelayan garuk kerang jera,”Ucapnya.

Makanya Pemerintah harus memberikan sanksi yang tegas supaya nelayan garuk kerang tidak lagi mengulangi kembali batas – batas wilayah kerja yang sudah ditentukan. Dengan cara apa, ya harus menangkap pelaku nelayan galuh kerang yang masuk ke wilayah zona nelayan bagan.

Nelayan bagan berharap apabila nelayan garuk terang ini melanggar aturan ketentuan kementerian dan kelautan ya kalau memang harus ditahan ya ditahan ditangkap supaya dia jera tidak mengulangi lagi persoalan yang sama,”Tegasnya. (*)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum