Klik Gambar

Way Bungur-Halopaginews.com- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Way Bungur menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) V yang dilaksanakan di Aula Madrasah Diniyah Mambaul Huda, Desa Toto Mulyo, Kecamatan Way Bungur, Rabu (23/9/2026).
Konferancab tersebut dibuka oleh Wakil Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Way Bungur, H. Tugimin, mewakili Ketua MWC NU Way Bungur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PC GP Ansor Lampung Timur H.M. Muslih, Sekretaris PC GP Ansor Lampung Timur Abbas Rifa’i, Rois Syuriah MWC NU Way Bungur KH. Rohmatul Umam, Wakil Ketua MWC NU Way Bungur H. Tugimin, Ketua PAC Muslimat NU dan Fatayat NU Way Bungur, Ketua IPNU-IPPNU Way Bungur, Kepala Desa Toto Mulyo, serta para pengurus PAC dan Ranting GP Ansor se-Kecamatan Way Bungur.
Dalam arahannya, Wakil Ketua MWC NU Way Bungur, H. Tugimin, menyampaikan bahwa reorganisasi merupakan suatu kewajiban karena GP Ansor adalah organisasi kader.
“Reorganisasi ini adalah suatu kewajiban, sebab GP Ansor adalah organisasi kader. Saya mengapresiasi keberadaan GP Ansor Kecamatan Way Bungur, keberadaan dan kehadirannya selalu menjadi semangat kami sebagai orang tua bahwa ke depan NU Way Bungur ini akan selalu ada dan bermanfaat,” ujarnya.
Ia berharap melalui konferensi tersebut akan lahir pemimpin yang lebih semangat dan aktif.
“Melalui konferensi ini kami berharap akan lahir pemimpin yang lebih semangat dan aktif dari kepengurusan yang lalu. Semangat kepengurusan kemarin harus dijadikan momentum untuk organisasi yang lebih baik di masa yang akan datang,” pungkas H. Tugimin.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Lampung Timur, H.M. Muslih, menyampaikan apresiasi atas kerja dan kekompakan kader GP Ansor Way Bungur. Namun ia berharap momentum konferensi tidak hanya dijadikan ruang pergantian kepemimpinan semata.
“Momentum konferensi ini tidak hanya dijadikan sebagai ruang pergantian kepemimpinan semata, namun lebih dari itu harus ada peningkatan terutama pada sisi keanggotaan dan gerakan ekonomi,” kata Muslih.
Ia menegaskan, sebagai kecamatan yang menjadi rumah pimpinan tertinggi GP Ansor Lampung Timur, Way Bungur harus mampu berada di depan.
“Way Bungur harus mampu berdiri di depan untuk melakukan kaderisasi, strukturisasi organisasi, kepedulian sosial dan gerakan kemandirian ekonomi dan organisasi. Hal ini penting karena tanpa empat hal di atas organisasi kita tidak akan terasa manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya. (*)