Part-1, Diharap Penanganan Laporan Dugaan TPKS Sesuai Narasi Hingga Keputusan Mahkamah Konstitusi

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com- Tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) diduga dilakukan oleh AMK alias Khr (28) lelaki beristri dan beranak 1 warga Kecamatan Sukadana terhadap AO (29) perempuan bersuami tetangganya pada Senin, 27 Oktober 2025 dinihari 3 bulanan lalu.

Modusnya, disaat AO sedang terlelap tidur sendirian tiba-tiba ada tangan orang yang menggerayangi tubuhnya mulai meraba-raba kaki, bagian sensitif dan meremas-remas bagian dadanya.

AO menepis tangan dan bangun hendak menyalakan lampu listrik dikamar yang dimatikan oleh orang tersebut. Tiba-tiba orang tersebut menarik baju daster yang dipakai AO sampai ke leher bahkan saking kuatnya tarikan sehingga membuat tubuh AO terbanting ditempat tidur.

AO tetap berupaya menyalakan lampu listrik, setelah menyala AO terkejut melihat wajah orang tersebut tanpa penutup yang dikenalnya berinisial AMK kerabat keluarga IJ suaminya. AMK Ketua Rukun Tetangga (RT) 001 Dusun 001 pengganti MJ sekitar 2 tahun lalu.

Disertai perasaan tergoncang, AO marah kepada AMK, “Mau Apa Kamu” lalu berteriak minta “Tolong” serta mengusir “Pergi Kamu, Keluar. Mulut AO dibekap oleh AMK pakai tangan kanan hingga kepala AO terbentur ke dinding. Sedangkan telunjuk tangan kiri AMK ditempelkan ke mulutnya bermaksud memberi isyarat agar supaya AO tidak berteriak.

Perlawanan dan teriakan yang dilakukan oleh AO berhasil membuat AMK semakin bertambah panik dan kebingungan. Akhirnya AMK pergi keluar dari dalam kamar sembari berpamitan kepada AO dengan mengucapakan : “Ya Tu, K..h…r Pergi”.

Baca Juga :  Kapolres Lampung Timur Bersama Bupati Berikan Kejutan Hari Jadi TNI Ke-77

Sambil menangis ketakutan AO sesegera mungkin nelpon IJ suaminya tidak terjawab jam 00.45 WIB, Lo istri WK kakak iparnya jam 00.47 WIB, AAN adiknya tidak terjawab jam 00.47 WIB, RK ayahnya jam 00.48 WIB, IJ suaminya jam 00.49 WIB, WK kakak iparnya jam 00.50 WIB.

Setelah menerima telpon dari AO, Lo memberitahukan kepada WK suaminya bahwa ada orang masuk kerumah mengganggu AO, kemudian MK langsung nelpon AA tetangganya.

Sebelum ditelpon oleh WK, AA memang mendengar suara teriakan dan tangisan AO, namun AA mengira antara AO dan IJ suaminya sedang ribut. Perihal tersebut diutarakan oleh AA dirumah IJ suami AO korban dugaan TPKS pada Sabtu, 10 Januari 2026 sekira jam 10.00 WIB.

“Saya memang dengar suara ngejerit sama nangis dari rumah Am (IJ suami AO), ribut berarti diaorang ini, cuman saya diemin nanti pikir saya kalau sudah selesai mau saya telpon Am,” ungkap AA.

Setelah mendengar suara teriakan dan tangisan AO tersebut, AA menerima telpon dari WK, tujuan WK mengajak AA kerumah IJ sebab ada orang masuk kedalam rumahnya.

“Nggak lama dari itu, Wawan nelpon, nanya dimana kamu, dirumah saya bilang, yuk kita ketempat Am, ada orang masuk rumah Am,” kata AA tetangga IJ tersebut meniru ucapan WK.

Mendengar keterangan WK tersebut, AA terkejut ternyata ada orang yang masuk kedalam rumah IJ bukan terjadi keributan antara AO dengan IJ suaminya seperti yang diperkirakannya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Azwar Hadi, Resmi Melantik Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Lampung Timur Periode 2021-2025

“Nah berarti tadi itu bukan ribut artinya kata saya, begitu Wawan nelpon, ooo berarti tadi karena ada orang masuk ini, saya omongin sama Wawan sempet saya dengar (suara jeritan dan tangisan AO),” jelasnya.

Menurut AA, yang lebih jelas mendengar suara jeritan dan tangisan AO adalah Tolha tetangganya arah barat sebab kamar pribadi AO dan IJ berdekatan dengan rumah milik Tolha.

“Lebih jelas lagi Tolha karena kamarnya (AO dan IJ) pas di samping rumah (Tolha) dia, (apakah AA yakin mendengar suara jeritan dan tangisan AO) iya bener,” pungkasnya.

Keterangan yang disampaikan oleh AA tersebut dibenarkan oleh WK suami Lo yang merupakan anak paman IJ dan atau kakak ipar AO.

Hal senada juga diungkapkan oleh Tolha tetangga IJ saat dijumpai oleh IJ dirumahnya, Tolha mengira sedang terjadi keributan antara AO dengan IJ suaminya.

“Saya tadi temui Tolha dirumahnya, kata Tolha waktu dia bangun mau ke kamar mandi sekitar jam satu kurang dua puluh menit dia dengar suara ribut-ribut dirumah, dikiranya kami berdua yang ribut, katanya seperti nggak ada waktu lagi ribut tengah malem,” kata IJ menirukan ucapan Tolha pada, 30 Oktober 2025. (RK/TIM)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum