Klik Gambar

Lampung Tengah-Halopaginews.com-Semangat gotong royong luar biasa ditunjukkan oleh warga Kampung Mujirahayu, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah. Bersama personel jajaran Kodim 0411/KM dan Yonif TP 943/DPC, warga bahu-membahu melaksanakan pengecoran jalan kabupaten yang menjadi jalur vital penghubung antara Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Utara, Kamis (23/04/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan,S.H., M.I.P., yang diwakili oleh Danramil 411-15/Kalirejo Kapten Ctp Sujono.
Sebanyak 7 personel Kodim 0411/KM dan 20 prajurit Yonif TP 943/DPC dikerahkan untuk membantu sekitar 80 warga yang dipimpin oleh koordinator lapangan Bapak Bukari dan Ustadz Amar Makruf.
Yang menarik, pembangunan infrastruktur ini merupakan inisiatif murni warga setempat. Melalui pengumpulan dana swadaya yang terorganisir dengan baik, warga berhasil menghimpun dana sebesar Rp 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah). Dana tersebut dialokasikan untuk mengecor tanjakan ekstrem dengan kemiringan 35 derajat sepanjang 40 meter dengan ketebalan beton mencapai 25 cm.
Dandim 0411/KM, melalui Kapten Ctp Sujono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Mujirahayu. “Ini adalah bukti nyata kemandirian dan rasa cinta warga terhadap daerahnya. Kodim 0411/KM senantiasa hadir untuk memastikan semangat gotong royong ini tetap menyala dengan memberikan bantuan tenaga secara maksimal,” ujarnya.
Kampung Mujirahayu sendiri memiliki nilai sejarah sebagai wilayah transmigrasi asal Pulau Jawa sejak tahun 1953. Jalan yang kini diperbaiki secara swadaya tersebut merupakan jalan kabupaten strategis yang menjadi jalur pendekat paling efisien bagi mobilitas masyarakat dari Lampung Tengah menuju Lampung Utara maupun sebaliknya.
Bapak Bukari selaku koordinator lapangan berharap, pengecoran pada titik-titik rawan ini dapat memicu percepatan pembangunan di jalur Gayau Sakti hingga Mujirahayu. “Jika akses ini mulus, kami yakin perekonomian akan tumbuh cepat karena kendaraan lintas kabupaten akan lebih banyak menggunakan jalur pendekat ini,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini selesai pada pukul 11.50 WIB dalam keadaan tertib dan aman. Aksi swadaya ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam upaya mempercepat pembangunan infrastruktur secara mandiri bersama TNI. (*)