Dengar Aspirasi Petani, Bupati Lampung Timur Dorong Penyaluran DBHCHT Tepat Waktu

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Klik Gambar

Lampung Timur-Halopaginews.com- Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah melakukan kunjungan kerja ke Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Lampung Timur di Desa Tambah Luhur, Kecamatan Purbolinggo, Rabu (8/7/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum untuk mendengar langsung aspirasi petani tembakau dan memastikan dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan sektor pertanian tembakau di Lampung Timur.

Turut hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (KPTPHP) Kabupaten Lampung Timur Eka, Camat Purbolinggo, serta unsur Forkopimcam Purbolinggo.

Dalam dialog bersama pengurus dan anggota APTI, Bupati Ela menekankan pentingnya pendataan petani tembakau sebagai dasar penyusunan program dan bantuan pemerintah. Ia juga menyoroti kesejahteraan petani, termasuk perlindungan melalui jaminan kesehatan.

Baca Juga :  Upacara Bendera Bulanan, Dandim 0429/Lamtim Bacakan Amanat Pangdam II/Swj

“Saya minta didata berapa jumlah petani tembakau di Desa Tambah Luhur. Data ini penting agar pemerintah dapat menyusun program yang tepat sasaran, termasuk terkait perlindungan dan kesejahteraan petani,” ujar Bupati Ela.

Ketua APTI Lampung Timur Susanto menyampaikan keluhan terkait pencairan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang selama ini belum tepat waktu. Menurutnya, dana baru turun sekitar September, padahal kebutuhan petani sudah dimulai sejak April untuk persiapan musim tanam Mei, Juni, dan Juli.

“Yang kami harapkan adalah penyaluran DBHCHT tepat waktu sesuai kebutuhan musim tanam,” ungkap Susanto.

Menanggapi hal itu, Bupati Ela menegaskan bahwa DBHCHT merupakan hak petani tembakau yang wajib disalurkan tepat waktu agar manfaatnya dirasakan saat dibutuhkan.

Baca Juga :  Musrenbangcam 2026 Digelar Hybrid, Bupati Ela: Tingkatkan Dan Perioritas Pembangunan Daerah

“DBHCHT adalah hak para petani tembakau. Saya minta ini segera dikoordinasikan dengan BPKAD agar penyalurannya bisa disesuaikan. Dalam proses rembuk pengalokasian dana, APTI juga harus dilibatkan agar sesuai kebutuhan petani,” tegas Bupati.

Usai berdialog, Bupati bersama rombongan meninjau tempat pengolahan daun tembakau milik petani. Ia juga turun langsung ke lahan untuk mengecek kondisi pertanaman tembakau yang sedang dibudidayakan.

Melalui kunjungan ini, Pemkab Lampung Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi petani, serta mendorong kebijakan yang meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani tembakau di daerah. (*)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum

Eksplorasi konten lain dari halo pagi news

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca