Tobasa (Sumut), Halopaginews.com – Wakil Bupati Tona Samosir IR Hulman Situros secara resmi membuka acara 1000 Tenda Caldera Toba Festival (TCTF), dipusatkan pada pinggiran Danau Toba tepatnya di Desa Meat, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir. Sabtu (29/06/2019).

Dalam Sambutannya, Hulman mengucapkan “Terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang berperan dalam mensukseskan acara Festival 1000 Tenda Caldera Toba pada Tahun 2019 ini.” pungkasnya awali sambutan.

Hulman Situros juga mengapresiasi Tumpak Hutabarat, Mian Manurung sebagai perwakilan FES (Friedrich Ebert Stiftung) yayasan dari Jerman, Derektur Rumah Karya Indonesia (RKI) Marojahan Manalu, dan Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nasri Haryanto.

Kegiatan yang merupakan kerja sama Pengkab Tobasa dibawah naungan Dinas Parawisata dan Kebudayaan dengan Rumah Karya Indonesia (RKI). Yang dilaksanakan selama Tiga (3) Hari mulai 28-30 Juni 2019, berhasil mendatangkan Ribuan Wisatawan Mancanegara maupun lokal, maupun dari berbagai kabupaten atau Kota dan Provinsi Tanah Air.

Baca Juga :  Puluhan Kios Pasar Ludes Dilalap Si Jago Merah

Direktur Panitia 1000 Tenda Tumpak Hutabarat mengatakan, Kegiatan hari Pertama adalah acara menyambut para peserta dilanjutkan dengan hiburan seni budaya yang dibawakan anak-anak Desa Meat tingkat SD,SMP, SMA.

Selain itu, masih ada hiburan dari artis dari ibu Kota Sumut seperti Group Punxgoaran, DJ Putra dari Pematang Siantar, Band Akarprimitif dari Medan.

Ditempat yang sama, Tumpak Hutabarat Menjelaskan, Desa Meat adalah Desa yang paling keren dan paling bagus lokasinya sebagai tempat dilaksanakannya Festival 1000 Tenda.
Tumpak juga mengharap agar Pemerintah Daerah agar lebih menata dan menyediakan Fasilitas-Fasilitas Umum untuk menarik minat orang untuk datang.

Baca Juga :  This watermelon I bought on a whim is pretty good, but I can definitely imagine a better one.

Juga disampaikan oleh Kepala Dinas Prawisata dan Kebudayaan Tobasa Drs Audy Murphy O Sitorus mengatakan, bahwa Event ini suatu kegiatan yang kreatif dalam mendukung para Generasi Penerus Bangsa untuk lebih termotivasi dan mampu menjaga kearifan lokal, kebersihan dan berinteraksi dengan Masyarakat juga Alam.

“Peserta dapat mengenal dan sekaligus mempromosikan pemandangan alam Desa Meat, yang berlokasi di Daerah kawasan pinggiran Danau Toba di Kabupaten Toba Samosir,” jelas Murpy.

Dia berharap agar Masyarakat Tobasa dapat meningkatkan 3S (Senyum, Sapa & Salam) dalam menyambut para Wisatawan yang datang untuk berkunjung.

“Sehingga para wisatawan dapat lebih tertarik dan betah serta nyaman untuk datang kembali berwisata ke kawasan Danau Toba khususnya Toba Samosir, ” pinta Murpy.(Eduward Hutapea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here