Pesawaran Raih Juara Nasional Inovasi Desa

0
203

Jakarta, halopaginews.com –  Sejak di Nahkodai oleh Bupati Dendi Ramadhona dan Wakil Bupati Eriawan, Pesona Pesawaran sering menggema di tingkat Nasional. Terbukti, kini Kabupaten Pesawaran kembali meraih prestasi dalam pelaksanaan Program Inovasi Desa (PID).

Dalam acara Evaluasi dan Pengawasan Pelaksanaan PID yang digelar oleh Irjen. Kemendesa, PDTT dalam Penganugrahan Pelaksanaan PID terbaik yang dilaksanakan di Hotel Sulthan Jakarta. Rabu (03/07/19).

Sebelumnya, melalui Surat Inspektorat Jendral Kementrian Desa, Desa Tertinggal dan Transmigrasi sesuai Nomor 292/PW.00.07/VI/2019 tanggal 19 Juni 2019, tentang Penyajian Keberhasilan Program Inovasi Desa pada Workshop Pengawasan PID 2019, secara khusus Kabupaten Pesawaran mendapatkan mandat untuk menyampaikan keberhasilannya dalam pelaksanaan Program Inovasi Desa.

Dalam ajang penobatan Tim Inovasi Kabupaten (TIK) terbaik tingkat Nasional tersebut, Kabupaten Pesawaran bersaing dengan lima (5) Kabupaten di wilayah NKRI ini. Diantaranya, TIK Kabupaten Gunung Kidul Provinsi DIY, TIK Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, TIK Kabupaten Bombana Provinsi Sultra, TIK Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulbar, dan TIK Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontaro.

Baca Juga :  Nobar Sidang MK, Ini Pesan Kapolda dan Pangdam Sumut

Diketahui kegiatan ini melalui Kepmendesa, PDTT Nomor 68 / 2019. Tentang penerima penghargaan tata kelola PID terbaik tahun 2019 akhirnya Pesawaran mendapatkan penghargaan Pelaksana Inovasi desa terbaik pada posisi sebagai Juara Nasional Kedua setelah Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta. Juara Ketiga diraih Kabupaten Musi Banyuasin Sumsel, Juara Harapan I TIK Kabupaten Pasang Kayu-Sulbar, Juara Harapan II TIK Kabupaten Bone Bolango Gorontalo dan Juara Harapan III TIK Bombana Sultra.

Salah satu prestasi gemilang Kabupaten Pesawaran adalah, sebagai pada tahun 2018 yang lalu Kabupaten Pesawaran adalah Pelaksana Pertama Bursa Inovasi Desa (BID) se-Indonesia. Pada tahun 2019 Kabupaten Pesawaran dalam pelaksanaan Bursa Inovasi Desa se Provinsi Lampung adalah Kabupaten Pertama yang mengolaborasikan Menu Inovasi Nasional Tahun 2019 dan Menu Inovasi Lokal Provinsi Lampung tahun 2019. Pada tahun 2018 Kabupaten Pesawaran layak untuk menjadi tauladan dalam pemanfaatan Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) untuk kegiatan pembangunan Desa pada Program Inovasi Desa. Tercatat hanya TIK Kabupaten Pesawaran yang benar-benar memfasilitasi pengembangan P2KT pada PID sesuai aturan program, ada delapan lembaga P2KT di Pesawaran yang siap sedia menjadi patner desa dalam pembangunan.

Baca Juga :  Wartawan Ribut dengan Keamanan DPRD Medan

Ketua TIK Kabupaten Pesawaran, M. Zuriadi menyampaikan bahwa produk Inovasi Desa Kabupaten Pesawaran sejak tahun 2017 yang lalu digulirkan sudah cukup banyak. Tahun 2017 lahir 11 Inovasi Desa, tahun 2018 tercipta 55 Inovasi desa dan tahun 2019 ini direncanakan muncul 11 Inovasi Desa.

“Dari hasil pelaksanaan Bursa Inovasi Desa, sebanyak 130 kegiatan telah diakomodir pada APBDes 2019 yang ttersebar pada 144 desa di Kabupaten Pesawaran. Dengan Inovasi Desa Pembangunan Desa semakin terarah dan Kreatif.” tegas M. Zuriadi menambahkan.

Prestasi yang diraih ini tentunya atas kerjasama dan kerja keras semua pihak. Support dari Tenaga Ahli P3MD, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, TPID, dan Dinas PMD Provinsi Lampung dan Konsultan Pendamping Wilayah P3MD Provinsi Lampung sangat menentukan keberhasilan yang diraih.(Rls/Tim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here