Waspada, Puluhan Warga Lampura Terkena DBD

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Utara (HPN) – Puluhan warga di Lampung Utara terjangkit penyakit Demam Berdarah (DBD). Hal tersebut diungkapkan oleh Kabag Tata Usaha RSUD Ryacudu Mardatina. Jum’at (31/01/2020).

β€œDalam sebulan ini, tercatat pasien DBD
di rumah sakit ini berjumlah 74 orang, yang
terbagi 44 orang dewasa, dan 30 puluh anak-anak. Kini 13 pasien DBD masih dalam perawatan, sisanya sudah diperbolehkan pulang,” kata Mardatina.

Rata-rata pasien yang masuk dari wilayah Kotabumi dan Abung Tengah. Tidak hanya itu, pasien DBD juga sebagian ada yang di rawat di Rumah Sakit Swasta seperti Rumah Sakit H. M. Yusuf Kalibalangan.

Baca Juga :  Dandim 0412 Lampura Gelar Baksos dan Karya Bakti

“Ada 19 orang pasien DBD yang sedang dirawat di Rumah Sakit H. M. Yusuf Kalibalangan, sebagian besar warga Kecamatan Abung Selatan.” sambungnya.

Merebaknya nyamuk DBD di Lampung Utara membuat Pemerintah khususnya Dinas Kesehatan setempat melakukan fogging, telah bekerja sama dengan pihak Pemerintah Desa, yang sudah memiliki mesin fogging sendiri seperti desa Candimas, Kecamatan Abung Selatan, diketahui memiliki 2 mesin fogging, sehingga Dinas Kesehatan setempat hanya menyediakan obat fogging.

Baca Juga :  Bupati Lampura, Terima Penghargaan Universal Health Coverage Atas Dukungan JKN-KIS

Selain itu, Dinas Kesehatan juga mensosialisasikan ke masyarakaat terkait pencegahan DBD, melalui P2P yang selalu menerapkan antisipasi dini mensosialisasikan 3M+ (menguras, menutup, mengubur, dan menebar bubuk Abate). (Erwin)

Dilaporkan oleh : Redaksi Halopaginews