Ketua DPRD Lamtim Bentuk Pansus Covid-19

0
264
Ketua DPRD Lamtim Ali Johan. Foto: Dok. Istm

Lampung Timur (HPN) – Klarifikasi banyaknya pertanyaan dari Rekan Media, Menanggapi hal beredarnya pemberitaan tentang akan dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) di Lampung Timur, untuk mengawasi anggaran penanganan pencegahan virus pandemi Corona (Covid 19), yang dilontarkan oleh wakil Ketua DPRD Lampung Timur, Akmal Fathoni Beberapa hari lalu, yang berencana akan mengusulkan hal tersebut.

Ketua DPRD Lampung Timur, Ali Johan mengundang beberapa Awak Media, untuk melakukan jumpa Pers, yang diadakan di Aula DPRD setempat. Rabu (15/04/2020).

Ali Johan mengatakan, menyangkut anggaran Covid-19, “Itukan acuannya surat keputusan Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, dan petunjuk Presiden,” katanya saat diwawancarai usai acara.

Lanjutnya, ada aturan yang cukup jelas. Sehingga ini akan saya konsultasikan dulu, kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Lampung.

Baca Juga :  Forkopimcam Purbolinggo Gelar Deklarasi Damai dan Kepatuhan Protkes

“Usulan teman-teman tetap saya tampung terkait hal tersebut. Namun ini semua akan saya konsultasikan dulu,” katanya.

Masih menurut Ali, dibenarkan tidak dalam hal ini. Karena yang mengatur ini ada hal yang lebih tinggi.

“Menanggapi hal ini yang dilontarkan oleh teman-teman, saya minta jangan terlalu tendensius dulu lah. Karena kita semua tujuannya sama satu, menangani Covid-19 ini agar kita bersama sama, bahu membahu. Bahkan kita rela mengeluarkan dana dari kantong kita sendiri,” jelasnya.

Saat ditanya dalam wawancara, apakah hanya PWI saja kah yang diakui, atau memang itu mewakili dari semua Rekan Media dalam penanganan Covid-19 ini. Dirinya mengatakan “tidak donk,” semua diakui,” imbuhnya.

Baca Juga :  DPRD Lamtim Gelar Rapat Paripurna Dengar Pidato Politik Bupati

Dirinya menguraikan, “Jadi Gugus Tugas ini kan terbatas. Seperti Ketua DPRD ini kan yang diambil ketuanya saja, terus teman-teman dari PWI itu yang diambil Ketuanya saja. Tugasnya untuk mendapatkan informasi secara langsung, dari Gugus Tugas sebagai bentuk andil kita. Intinya kita tetap dalam satu kesatuan,” paparnya.

Ia berpesan, agar memperhatikan arahan-arahan dari Pemerintah, serta mematuhinya. “Wajib pakai masker, sering mencuci tangan, jangan berkumpul orang banyak, jaga jarak serta banyak berdiam diri di rumah,” pungkasnya. (Eko/rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here