Foto, Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu
Foto, Bendungan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu

Pringsewu-(HPN)- Meskipun sudah diresmikan oleh Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, Bendungan Way Sekampung hingga hari ini belum diserahterimakan dari pihak pelaksana ke Balai Besar Way Sekampung.

Padahal, baik wisatawan lokal maupun luar daerah setiap harinya berdoyong-doyong ke wisata bendungan tersebut. Bahkan, pengusaha wisata pun berebut lokasi untuk membuka tempat wisata. Salah satunya sudah ada beberapa perahu yang sudah turun diatas permukaan bendungan, bahkan sudah ada yang mulai beroperasi.

Menurut Boy, salah satu tenaga kerja di lokasi pembangunan Jembatan Way Sekampung mengatakan, bahwa memang perahu yang ada di bawah jembatan milik dari Bambang selaku Unit Pelaksana Teknis Bendungan Way Sekampung.

“Iya memang perahu yang ada disini salah satunya milik pak Bambang, juga yang lainnya milik dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), cuman hanya sekedar disandarkan saja belum beroperasi, namun ada juga yang sudah beroperasi karena sudah lengkap surat menyuratnya,” terang Boy kepada media ini, Rabu (22/09/21).

Baca Juga :  Disinyalir Proyek Pembangunan Gedung Kemenag Pringsewu Abaikan Keselamatan Tenaga Kerja

Sementara itu, Suhartono, selaku pengawas pembangunan Jembatan Way Sekampung mengatakan, bahwa keberadaan perahu di lokasi jembatan belum diketahui siapa pemiliknya.

“Memang ada dua perahu di lokasi tanpa sepengetahuan saya, siapa pemiliknya juga saya kurang tahu persis punya siapa,” kata Suhartono.

Lebih lanjut ia mengaku, seharusnya perahu tersebut belum diperbolehkan berada di sekitar lokasi jembatan, apalagi sampai sudah beroperasi, sebabnya saat ini proses pembangunan Bendungan Way Sekampung belum selesai.

“Memang betul Bendungan Way Sekampung sudah diresmikan oleh presiden Jokowi, tapi pekerjaannya belum selesai, kalau untuk masyarakat yang ingin berkunjung diperbolehkan tapi ada penertiban yang dilakukan dengan melibatkan lembaga pekon, salah satunya untuk kendaraan bentuk apapun belum diperbolehkan ada yang masuk di lokasi bendungan,”paparnya.

Baca Juga :  Kepala Pekon Sukanegeri Diduga Menyalahgunakan Wewenangnya Berhentikan Perangkatnya

Terpisah, Bambang KUPT Balai Besar Way Sekampung saat dikonfirmasi mengakui bahwa perahu tersebut memang miliknya, namun ia berkilah bahwa perahu tersebut hanya sebatas diletakkan di lokasi bendungan saja dan belum dioperasikan.

“Iya memang milik saya, gak masalah kalau cuman sebatas naruh saja tapi belum beroperasi, kalau yang sudah beroperasi mungkin perahu yang dibawah,” kilah Bambang.

Namun, pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan yang terjadi di lokasi jembatan, berdasarkan pantauan media ini, terlihat jelas perahu tersebut sudah hilir mudik di bawah jembatan. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here