LITERASI DIGITAL KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT,PROVINSI LAMPUNG

Foto, LITERASI DIGITAL KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT,PROVINSI LAMPUNG

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Tulang Bawang Barat-(HPN)- Ketika berselancar di Media Sosial kita sebagai pengguna harus paham dengan namanya sopan dan beradab di internet.

Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kabupaten/Kota dari Aceh hingga Lampung. 9 September 2021, Jam 09.00 WIB.

4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain DIGITAL SKILLS: DIGITAL SKILLS AND ONLINE LEARNING, DIGITAL SAFETY: BAHAYA PENGGUNAAN WIFI PUBLIK DALAM TRANSAKSI DIGITAL, DIGITAL CULTURE: LITERASI DIGITAL DALAM MENANGKAL TERORISME RADIKALISME DAN SEPARATISME, serta DIGITAL ETHICS: CARA BERINTERAKSI DAN KOLABORASI DI RUANG DIGITAL SESUAI ETIKA.

Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Lampung yaitu, Ir. H. Arinal Djunaid. yang memberikan sambutan pembuka dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Webinar membahas tentang SOPAN DAN BERADAB DI MEDIA SOSIAL oleh para narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Baca Juga :  Di duga Proyek Swakelola Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Provinsi Lampung Bermasalah

Pembahasan tentang menguasi digital untuk segala aspek kehidupan. Banyak kebutuhan Digital skill berupa digitalisasi sector kehidupan seperti pelayanan jasa public, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Perlu diketahui menurut hootsuite dan wearesocial bahwa pengguna internet Indonesia pada tahun 2021 sekitar 202.6 juta orang atau 74.4 persen dari penduduk Indonesia.

Dalam hal tersebut kita harus sopan dan beradab di media sosial yang perlu namanya etika dan norma digital kompetensi dasar yang harus dikuasai di antaranya literasi data dan informasi, komunikasi dan kolaborasi, menciptakan konten, keamanan, memecahkan masalah.

Umumnya masalah etika digital yang kerap dialami oleh pengguna internet adalah online civility, hoax, bullying dan ujaran kebencian. Karena masalah tersebut Indonesia darurat etika kesopanan daring yang merupakan urutan ke 29 dari 32 negara paling tidak sopan dalam berinternet.

Baca Juga :  Cerita Napi Rutan Kelas II B Menggala, Sebut Ada Dugaan Pungli

Untuk mengantisipasi upaya yang perlu dilakukan bagi institusi, orang tua, dan pendidik dengan cara menanamkan pendidikan sejak dini terkait penggunaan kata-kata yang baik dengan memberikan contoh yang baik secara langsung, mengingatkan jika terdapat kekeliruan dalam penggunaan kata-kata, dan mengadakan pelatihan literasi digital.

Lantas, bagaimana cara berinteraksi di ruang digital yang baik? Ada beberapa cara sebagai berikut yakni berbicara sopan dan beretika, tingkatkan kesabaran dalam berinteraksi di ruang digital, dan memberikan komentar atau status yang memang diperlukan.

Jangan lupa untuk hindari sebisa mungkin pemakaian wifi public serta jauhi informasi yang berbau radikalisme dengan terus menjaga kesopanan tutur kata dan etika di dunia digital. Selasa (26/10/2021)Β  Β (DBS)

Dilaporkan oleh : safril