Foto, Diversi Kasus Anak Korban Pengeroyokan di Tingkat Pengadilan Belum Ada Kesepakatan
Foto, Diversi Kasus Anak Korban Pengeroyokan di Tingkat Pengadilan Belum Ada Kesepakatan

Muara Enim-(HPN)- Proses diversi ini sesuai dengan Pasal 1 ayat (7) Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Yakni merupakan pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.

Di mana proses diversi sendiri menurut Pasal 6 UU Nomor 11 Tahun 2012 terdapat lima poin tujuan. Yakni mencapai perdamaian antara korban dan anak; menyelesaikan perkara anak di luar proses peradilan; menghindarkan anak dari perampasan kemerdekaan; mendorong masyarakat untuk berpartisipasi; dan menanamkan rasa tanggungjawab kepada anak.

Baca Juga :  Kecamatan Lubai Ulu Gelar Rakor PPKM Berbasis Mikro

“Diversi adalah amanat Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. Jadi diversi ini memang harus dilalui, setiap tingkat pemeriksaan. Dari tingkat pemeriksaan penyidikan, penuntutan, maupun persidangan,” yang di sampaikan oleh Bambang Sugeng Riyadi, S.H sebagai Panmud pidana pada Pengadilan Negeri Muara Enim.

Proses diversi terhadap kasus pengeroyokan yang menimpa Raja (bukan nama sebenarnya) di tingkat pengadilan telah belum ada kesepakatan dilakukan.

Baca Juga :  Warga Sumber Mulia Antusias Bergotong Royong Perbaiki Jalan Berlobang

Pasalnya, Si pelaku meminta waktu untuk memenuhi permintaan dari si korban sedangkan pihak orang tua dari korban tetap meminta agar proses hukum terhadap tersangka anak tersebut tetap berlanjut, proses diversi di laksanakan di Pengadilan Negeri Muara Enim, pada hari Senin ( 04/04/2022 )

Sementara Bambang Sugeng Riyadi, S.H sebagai Panmud Pidana pada Pengadilan Negeri Muara Enim, menyampaikan karena tidak ada kesepakatan maka akan di lanjutkan pada tanggal 18 April 2022 mendatang, ”Tutupnya. (HSN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here