Penerbitan Izin Perumahan di Bumi Sai Wawai Akan Diperketat Oleh DPMPTS Kota Metro

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Kota Metro-(HPN)- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Metro berjanji memperketat penerbitan izin perumahan di Bumi Sai Wawai.

Hal itu disampaikan oleh Deni Sanjaya Kepala DPMPTS Kota Metro, bahwa DPMPTSP bakal berkoordinasi dengan sejumlah pihak termasuk Dinas Pemukiman, Dinas Pertanian dan Badan Pertanahan terkait titik kawasan larangan pendirian bangunan di Kota Metro.

Baca Juga :  Pemkot Metro, Pastikan Tes CPNS dan PPPK Rapid Tes Antigen

β€œPasalnya ia juga, akan dipanggil semua pihak, hal ini merujuk Perda Kota Metro Nomor 21 tahun 2016 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan diatur zonasi larangan alih fungsi lahan,”jelasnya Deni Sanjaya. Jum’at (23/6/23)

Kepala DPMPTS juga mengatakan, Perda itu berisi luasan kawasan pertanian dengan rincian 10,23 hektare di Metro Pusat, 593,73 hektare di Metro Utara, 213,77 hektare di Metro Barat, 555,04 hektare di Metro Selatan serta 189.81 hektar di Metro Timur, “tambahnya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Metro Qomaru Zaman, Berupaya Menjaga Kestabilan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan

Sementara, aturan tersebut memuat pemetaan lahan pertanian yang diharapkan dapat mencegah alih fungsi sawah menjadi pemukiman, nantinya seluruh penerbitan izin perumahan harus sesuai rencana tata ruang wilayah RT/RW dan zona kawasan pertanian,” imbuhnya. (*)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum