Satgas TMMD 119 Kodim 0411/KM Dan Warga Bergotong-royong Pasang Atap Teras Mushola Al Ikhlas

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Tengah-Halopaginews.com- Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 Kodim 0411/KM yang terdiri dari 4 personel Yonzipur 2/SG dan 5 personer Brigif 4 Marinir bersama 10 warga masyarakat, dipimpin Letda Inf Yanedi melaksanakan pemasangan atap baja ringan Mushola Al Ikhlas di Dusun V Kampung Gunung Haji Kecamatan Pubian Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (28/02/24).

“Rehab Mushola Al Ikhlas ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke 119 Kodim 0411/KM dengan maksud memperluas ruang tempat mengaji anak-anak dan juga sebagai sarana tambahan para jamaah yang akan melaksanakan sholat sunah tarawih pada bulan romadhon mendatang,” ujar Letda Inf Yanedi.

Baca Juga :  Kapolres Lampung Tengah Pimpin Upacara Sertijab Kapolsek Terbanggi Besar Dan Kapolsek Bumi Ratu Nuban

“Saat ini pondasi teras sudah dibuat, dengan mendahulukan memasang atap, maka nantinya kita akan lebih mudah disaat melakukan plesteran lantai teras tanpa takut datangnya hujan sewaktu-waktu,”imbuhnya.

Pengerjaan pemasangan atap teras Mushola Al Ikhlas dilakukan oleh satgas dan masyarakat dengan penuh kebersamaan dan gotong royong, terlihat semangat bahu membahu dalam pengerjaanya, mulai dari pengambilan material sampai pada pemasangannya.

Karyono (45 tahun), salah satu warga merasa bangga bisa menjadi satu bagian dalam gotong royong bersama personel satgas, “Saya merasa senang bisa menjadi bagian dari kebersamaan di Satgas TMMD ke 119 ini, bersama bapak TNI dan juga Polri, saya bisa merasakan nuansa kemanunggalan yang solid diantara kita,” ucapnya.

Baca Juga :  Dandim 0411/KM Beserta Rombongan Melaksanakan Silaturrahmi Bersama Bupati Dan Ka DPRD Lamteng

Menurutnya, baru pertama kali melihat langsung bagaimana ternyata TNI yang selama ini ia tahu adalah sosok yang mahir dalam memegang senjata dalam pertempuran, namun disini ia menjadi tahu bahwa TNI juga mahir dalam bertukang atau piawai dalam menggunakan alat-alat bangunan.

“Bisa bergaul dengan pak tentara, kami juga baru tahu ternyata pak tentara itu bisa humoris dan humanis disaat bersama masyarakat, padahal ketika saya lihat pak tentara saat upacara di tv wajahnya sangar-sangar, tidak terbayangkan bagaimana wajah tersebut bila bertemu dengan musuh dan disaat bertempur,” pungkasnya. (Red)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum